BAP DPD RI Sorot Ketimpangan di Aceh Saat Rapat dengan Kajati 

BAP DPD RI Sorot Ketimpangan di Aceh Saat Rapat dengan Kajati 
BAP DPD RI Sorot Ketimpangan di Aceh Saat Rapat dengan Kajati 
BAP DPD RI Sorot Ketimpangan di Aceh Saat Rapat dengan Kajati, Hal ini terungkap dalam rapat konsultasi Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI.
BANDA ACEH – Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI menyorot ketimpangan di Aceh saat rapat dengan jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh.

 

Hal ini terungkap dalam rapat konsultasi Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI dalam rangka tindaklanjut Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semestat (IHPS) 1 tahun 2022 BPK RI yang berindikasi kerugian negara, di aula Kejati, Kamis 26 Januari 2023.

 

Hadir Kajati Aceh Bambang Bachtiar SH MH, Kajari Aceh Besar, Kajari Banda Aceh, Asisten Pengawasan, Aspidsus, Wakajati, Aspidum, Asisten Intelijen, Asdatun dan Kabang TU.

 

Sedangkan dari BPA DPD RI, hadir Ir H Bambang Sutrisno MM selaku Wakil Ketua BAP DPD RI, Arniza Nilawati SE MM, H. Asep Hidayat SAg, Erlinawati SH MAp, Ir. H. Darmansyah Husein, Ir. H. Ria Saptarika M. Eng.

BAP DPD RI Sorot Ketimpangan di Aceh Saat Rapat dengan Kajati 
BAP DPD RI Sorot Ketimpangan di Aceh Saat Rapat dengan Kajati

Kemudian juga hadir H. Bambang Santoso, H. Muhammad Nur M.SP selaku senator Sumut, HM Fadhil Rahmi Lc MA selaku senator Aceh, dan Bambang Setiawan.

 

“Di Indonesia, ada 27 penduduk Indonesia miskin. Status ini sebenarnya menuju ekstra miskin. Sedangkan Aceh masuk 10 provinsi termiskin. Ada ketimpangan yang besar antara anggaran yang dimiliki Aceh dengan status miskin,” ujar Bambang Santoso, Senator Bali, dalam pertemuan ini.

 

Hal ini, kata dia, sangat bertolak belakang dengan Aceh sebagai penghasil Migas. “Apa benar ini ada korelasi kemiskinan dengan laporan BPK RI?” tanya Bambang.

Team Redaksi

Indonesia jurnalis.com 20240701 090538

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

" Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini "