Forum Diskusi Transportasi, Sinergi Untuk Negeri 

IMG 20221103 WA0056

Forum Diskusi Transportasi, Sinergi Untuk Negeri , PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Kegiatan Posko Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

 

JAKARTA – Acara Forum Diskusi Transportasi, Sinergi Untuk Negeri , dengan tema Kolaborasi Stakeholder Mendukung kelancaran dan keselamatan Layanan angkutan Penyeberangan Periode angkutan Natal dan Tahun 2023, Kamis, (03/11/2022) Aryaduta hotel Jakarta.

 

 

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan Kegiatan Posko Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 mulai dari aspek keselamatan, operasional, pelayanan, dan e-ticketing system.

 

Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan hingg kini tetap melakukan penyempurnaan terhadap e-ticketing sistem Ferizy, sesuai dengan kebutuhan konsumen. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan memastikan pengguna jasa mendapatkan layanan dan experience yang baik dalam menggunakan aplikasi Ferizy.

 

Lanjut, khusus di lintasan Merak-Bakuheni, ASDP akan melakukan strategi di antaranya mengimplementasi skema delaying system atau screening di lima Rest Area Jalan Tol dan tiga Rumah Makan di Jalur arteri.Optimalisasi dilakukan dengan mengarahkan pengguna jasa yang belum bertiket disaring dan diedukasi oleh petugas pelayanan Ferizy di delapan titik buffer zone.

 

“Kemarin itu waktu Lebaran delay system checking dan rest area atas kepemilikan tiket itu efektif di Bakauheni. Kami pastikan nanti ada sistem checking di seluruh rest area itu sangat efektif. Menekan angka kepadatan untuk sampai di pelabuhan,” jelasnya dalam acara ‘Sinergi untuk Negeri: Kolaborasi Stakeholder Mendukung Kelancaran Angkutan Penyeberangan Periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023’ yang digelar Bisnis Indonesia dan PT ASDP Indonesia Ferry, Kamis (3/11/2022).

 

ASDP memperkirakan pergerakan kendaraan dan penumpang ke Bali naik signifikan karena ini merupakan kali pertama sejak dua tahun pandemi, masyarakat tidak dibatasi bepergian. Guna mengantisipasinya, ASDP juga bakal menyiagakan sebanyak 71 kapal untuk melayani penumpang pada periode tersebut.Di sisi lain, Ira juga tetap mendorong pengguna jasa agar melakukan reservasi tiket online jauh hari sebelum melakukan perjalanan. Hal ini untuk mengatur pergerakan kendaraan yang masuk ke dalam pelabuhan di setiap jam merata dan terkendali sesuai dengan kapasitas terpasang (supply) dan alokasi zonasi area siap muat yang tersedia.Saat ini, penerapan Ferizy Online Ticketing sudah dilakukan di enam pelabuhan utama yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Ajibata, dan Ambarita.

 

Khusus Ferizy Cashless Go-Show sudah hadir di 40 unit pelabuhan terdiri atas 27 pelabuhan ASDP dan 13 non-ASDP. Sisanya, sebanyak sebanyak lima pelabuhan akan menerapkan layanan serupa pada November 2022 ini, meliputi Pelabuhan Pagimana, Hunimua, Waipirit, Galala, dan Namlea.Melihat persiapan itu, Akademisi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) Ilham Malik menilai kebijakan delay system yang diterapkan pada rest area di jalan tol cukup efektif dalam mengantisipasi kepadatan pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni.

 

“Pada Nataru nanti, delay system perlu diterapkan tidak di pelabuhan tetapi di rest area,” tuturnya

 

Untuk menyukseskan Nataru 2023, dia juga meminta operator berkomitmen dan konsisten untuk mengoperasikan kapal sesuai jadwal.

 

“Kemudian,  memastikan digitalisasi ticketing berjalan smooth, dan masyarakat teredukasi serta konsisten menghadirkan layanan prima,” katanya.

 

Khusus regulator, Badan Pengelola Transportasi Darat Kemenhub di Banten dan Lampung juga perlu memastikan jadwal operasi kapal dan penentuan kapasitas muat kapal.

Forum Diskusi Transportasi, Sinergi Untuk Negeri 
Forum Diskusi Transportasi, Sinergi Untuk Negeri

Gemilang Tarigan Ketua Umum Aptrindo, yang hadir pada kesempatan itu mengatakan , tingkatkan pelayanan untuk mengurangi kemacetan pada Natal dan  tahun baru 2023 , dan sekarang harus Online untuk memiliki tiket dan yang sudah memiliki tiket ini kan sudah mempunyai ruang di kapal , jadi ini harus sudah di ketahui oleh ASDP untuk menghindari kemacetan dan penumpukan penumpang ”

 

Hadir Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi, IR. Junaidi Direktur Tranportasi sungai danau dan penyeberangan, Ira Puspadewi Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Prof. Chryshnanda Dwi Laksana Direktur Keamanan dan keselamatan ( Dirkamsel) Korlantas Polri, Agus Pambagio Pengamat kebijakan publik, Sudaryatmo ,SH, pengurus Harian YLKI , Dr. Eng IR.Iham Malik Pengamat transportasi, Yusuf Waluyo General manager Bisnis Indonesia, Djoko Setijowarno Ketua Bidang Advokasi DPP MTI Pusat, Gemilang Tarigan Ketua Umum Aptrindo, J.A Barata Ketua Umum INFW, dan Khoiri Soetomo Ketua Gasparap.(*)

Team Redaksi

20240130 191431 0000

Indonesia Jurnalis.com website Portal Berita Online Nasional Independen Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *