Kecamatan Teluknaga Tangerang Melaksanakan Musrenbang Tahun 2023 Di Resto Saung Ibu Jerry Patty

IMG 20220128 WA0018



Kabupaten Tangerang,INJ.Com (MUSRENBANG) musyawarah rencana pembangunan Rencana kerja perangkat daerah (RKPD)Tahun 2023 kecamatan teluknaga kabupaten tangerang.(28/01/2022)

Telah di hadiri camat teluknaga bpk.zam-zam manohara,kapolsek teluknaga,koramil teluknaga,Dewan kabupaten tangerang bpk.H kholid,Dewan kabupaten tangerang bpk,cahyo sujana ubay

Dewan kabupaten tangerang Bpk.Baidowi, Dewan kabupaten tangerang Bpk.Barhum beserta kades-kades kepala desa kampung melayu barat bpk.subur maryono

Kepala desa kampung melayu timur Bpk.h jamalludin,kepala desa kampung besar Bpk.shalim

Kepala desa kebon cau Bpk.ahmad nur,ketua APDESI kabupaten tangerang Bpk.maskota.

Dewan kholid menjelaskan kita coba masih pemilihan untuk segera mengarahkan mereka itu untuk segera melakukan pemilihan sesuai

Ruang yang sudah di siapkan pemerintah daerah itu otomatis karna memang kita juga karna

Sudah menjadi objektif publik nanti kita coba mendata ulang kembali mana-mana yang memang di anggap apa tidak sesuai peruntuhan akan melakukan panggilan ucapnya

Dewan Barhum mengatakan usaha atau untuk yang menghuni tempat itu secara otomatis harus memberikan ya kontek regulasi jelas bahwa bangunan-bangunan liar

Di aset pemerintah mana saja bukan dari bantaran itu sifat nya sementara ya karna tidak ada hak guna pakai nya jelas rata-rata tidak ada KTP nya

ini lah tentu nya di butuhkan kesadaran para masyarakat yang berusaha disitu dan usaha disitu atau berdomisili disitu ya harus

Mempunyai kesadaran untuk siap di gunakan lahan itu oleh pemerintah itu, saya yakin gak ada itu retribusi secara formal saya yakin gak ada

Maka saran saya lihat pemerintah daerah setempat harus segera kalau memang itu mengganggu ya

Dari kebutuhan masyarakat kontek nya tentang penanggulan banjir kontek nya penghijauan kontek nya untuk keindahan

Saya pikir itu hak pemerintah untuk bisa manfaatkan lahan itu gak ada alasan masyarakat usaha disitu seolah-olah itu bagian dari pada

Lahan dia hak guna pakai hak guna usaha ya jelas itu tanah pemerintah ketika pemerintah ingin menggunakan lahan itu maka dengan sendiri nya masyarakat

itu kapasitas nya sebagai usaha kapasitas nya sebagai hunian harus menerima terpakai nya lahan itu

ada segelincir oknum menggunakan Birokrasi untuk memberi mengeluarkan ijin garap apa ada pidana nya pak, ada itu pidana nya pungli kalau ada seandai nya oknum-oknum pemerintah atau ada masyarakat yang manfaatkan itu dengan dari jatah dengan dari retribusi tapi tidak masuk dalam retribusi pemerintah protek retribusi pemerintah jelas harus ada rekening khusus diatur masuk dalam pendapatan daerah tidak ada alasan orang hebat jelasnya bisa sanki moral bisa sanki pidana tandasnya.(red/Sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.