Kemendikbudristek Bersama Komunitas Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Kurikulum Merdeka

Kemendikbudristek Bersama Komunitas Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Kurikulum Merdeka
Kemendikbudristek Bersama Komunitas Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Kurikulum Merdeka
Kemendikbudristek Bersama Komunitas Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Kurikulum Merdeka, Mereka akan bergerak menginspirasi mewujudkan Merdeka Belajar melalui berbagai praktik baik dalam memanfaatkan platform teknologi.
BEKASI , – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Layanan Platform Teknologi (BLPT) gelar acara kolaborasi dengan komunitas belajar, Sabtu (17/3/2023) Hotel Santika Bekasi.

 

Komunitas belajar yaitu Duta Teknologi dan Kapten Belajar.id. Sebanyak 202 guru terpilih akan terlibat untuk menginspirasi para pendidik dalam upaya penyebaran dan peningkatan pemanfaatan platform teknologi guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di 34 provinsi.

Kemendikbudristek Bersama Komunitas Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Kurikulum Merdeka
Kemendikbudristek Bersama Komunitas Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Kurikulum Merdeka

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbudristek, M. Hasan Chabibie menyebutkan bahwa tugas para Duta Teknologi dan Kapten Belajar.id selama satu tahun ke depan adalah memanfaatkan, memberikan kontribusi, dan menyebarkan penggunaan platform teknologi berbasis e-pembelajaran dalam mendukung peran sebagai pendidik di daerah masing-masing.

“Mereka akan bergerak menginspirasi mewujudkan Merdeka Belajar melalui berbagai praktik baik dalam memanfaatkan platform teknologi. Mereka pun akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan UPT di daerah dalam hal distribusi dan penyebaran platform teknologi berbasis e-pembelajaran ini,” jelasnya di Jakarta pada Kamis (16/3/2023).

Duta Teknologi dan Kapten Belajar.id adalah pendidik terpilih dari kompetisi Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) sejak tahun 2017-2022 dan pemimpin komunitas pendidik berbasis akun belajar.id. Tahun ini, mereka akan dilibatkan secara langsung dalam kegiatan pemanfaatan berbagai platform e-pembelajaran yang dikembangkan. Pertama, Rumah Belajar yaitu platform konten pembelajaran bagi siswa SD, SMP, dan SMA. Kedua, platform Merdeka Mengajar (PMM) yaitu platform edukasi untuk menjadi teman penggerak guru dalam mengajar, belajar dan berkarya, dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Ketiga, platform Rapor Pendidikan (PRP) yaitu platform berbasis data yang menyajikan hasil asesmen nasional dan data lain mengenai capaian hasil belajar satuan pendidikan ke dalam suatu tampilan terintegrasi.

Kemendikbudristek Bersama Komunitas Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Kurikulum Merdeka
Kemendikbudristek Bersama Komunitas Mendorong Pemanfaatan Teknologi dalam Kurikulum Merdeka

“Duta Teknologi bukanlah bawahan Pusdatin atau BLPT, tetapi mereka adalah mitra/partner Pusdatin dan BLPT yang siap berkolaborasi memajukan pendidikan di Indonesia sebagai Jangkar Teknologi Pendidikan Indonesia,” ujar Kapusdatin.

Lebih lanjut, dalam arahannya Kepala Pusdatin mengatakan bahwa saat ini transformasi teknologi digital dalam dunia pendidikan telah dilakukan dengan mengedepankan pengembangan platform teknologi yang mengutamakan kebutuhan pemangku kependidikan. Dalam dua tahun terakhir terutama selama pandemi Covid-19, platform teknologi ini terbukti bisa menunjang proses implementasi berbagai terobosan Merdeka Belajar secara lebih cepat dan efisien. Platform yang dimaksud adalah platform Merdeka Mengajar, platform Rapor Pendidikan maupun Rumah Belajar.

Team Redaksi

Indonesia jurnalis.com 20240701 090538

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

" Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini "