BISNIS  

Komunitas Peternak unggas nasional KPUN Gelar Aksi Didepan Kementerian Perdagangan

Komunitas Peternak unggas nasional KPUN Gelar Aksi Didepan Kementerian Perdagangan
Komunitas Peternak unggas nasional KPUN Gelar Aksi Didepan Kementerian Perdagangan
Komunitas Peternak unggas nasional KPUN Gelar Aksi Didepan Kementerian Perdagangan, Perusahaan Integrator Melemahkan Peternak Mandiri,
JAKARTA – Pada Aksi tersebut tampak Komunitas Peternak unggas nasional KPUN sedang membagikan ayam hidup kepada pengendara yang melintas, KPUN  minta Kementrian Perdagangan harus melakukan intervensi terhadap perusahaan -perusahaan integrator sektor perunggasan yang telah mengganggu ekosistem industri perunggasan Indonesia, Jakarta, 14 April 2023.

Kementrian Perdagangan harus membatasi izin dan peredaran produk unggas yang diproduksi perusahaan integrator yang mempengaruhi keberadaan dan peluang usaha peternak mandiri.

Perusahaan integrator tidak boleh memasarkan ayam hidup ( live bird ) ke pasar-pasar rakyat. Pasar rakyat harus menjadi wilayah distribusi dari peternak mandiri.

Pembatasan peredaran ayam hidup ( live bird ) ke pasar-pasar rakyat harus dilakukan mengingat Pelaku usaha terintegrasi memiliki posisi dominan dalam industri peternakan ayam di Indonesia.

Perusahaan integrator memiliki kemampuan dan fasilitas modal yang tidak terbatas yang dapat mempengaruhi struktur pasar, harga, stock dan supply ayam, sehingga dapat menentukan harga jual ayam di pasaran. Hal inilah yang mematikan usaha peternakan yang dirintis peternak mandiri.

Komunitas Peternak unggas nasional KPUN Gelar Aksi Didepan Kementerian Perdagangan
Komunitas Peternak unggas nasional KPUN Gelar Aksi Didepan Kementerian Perdagangan

Kementrian Perdagangan harus memastikan bahwa Pelaku usaha integrasi hanya menjual ayam dalam bentuk karkas ke pasar modern, hotel-hotel, restoran dan catering ( HORECA ) dan juga pasar-pasar dalam segmen khusus seperti private company.

Sehingga, harga ayam yang dijual bisa jauh berbeda dan lebih murah dibandingkan dengan pelaku usaha non-integrasi dan peternak mandiri yang harus melewati rantai distribusi yang bermuara hanya pada pasar tradisonal dan perorangan.

Posisi dominan pelaku usaha terintegrasi tampak dari adanya kesepakatan yang dilakukan pada 14 September 2015 di Jakarta, dimana 12 (dua belas) pelaku usaha pembibitan telah membuat kesepakatan untuk mengatasi keterpurukan harga ayam ras. Kesepakatan ditandatangani oleh perwakilan masing-masing perusahaan.

Team Redaksi

Indonesia jurnalis.com 20240701 090538

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

" Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini "