Lanal Bintan Selamatkan Dua Orang Nelayan Yang Hilang Kontak Saat Mencari Ikan di Perairan Lagoi Bintan

Lanal Bintan Selamatkan Dua Orang Nelayan Yang Hilang Kontak Saat Mencari Ikan di Perairan Lagoi Bintan
Lanal Bintan Selamatkan Dua Orang Nelayan Yang Hilang Kontak Saat Mencari Ikan di Perairan Lagoi Bintan
Lanal Bintan Selamatkan Dua Orang Nelayan Yang Hilang Kontak Saat Mencari Ikan di Perairan Lagoi Bintan, Informasi hilangnya kedua nelayan tersebut berawal adanya laporan dari Ketua HNSI Sebong Lagoi Sdr. Nainggolan.
INDONESIAJURNALIS, TNI AL, BINTAN, 19 Juli 2023,- Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bintan berhasil menyelamatkan 2 (dua) orang nelayan warga Teluk Sebong Bintan yang hilang kontak saat mencari ikan di Perairan Gimal Lagoi pada hari Minggu tanggal 16 Juli 2023 sekira pukul 15.00 WIB.

Informasi hilangnya kedua nelayan tersebut berawal adanya laporan dari Ketua HNSI Sebong Lagoi Sdr. Nainggolan. Selanjutnya Komandan Lanal Bintan Letkol Laut (P) Gita Muharam, M.Sc., melalui Pasops Lanal Bintan Mayor Laut (P) Eko Adi Susanto segera memerintahkan unsur Patkamla dan KAL untuk melaksanakan pencarian dan penyisiran sekitar lokasi hilangnya korban. Adapun kedua nelayan yang hilang kontak adalah Sdr. Holidi, laki-laki, Perigi Raja, 21 Februari 1984, Islam dengan Alamat di Perum Bukit Airmolek RT 001 RW 004 Desa Sebong Pereh Kecamatan Teluk Sebong Lagoi Bintan dan Sdr. Bakri, laki-laki, Sei Kecil, 01 April 2001, Islam, dengan alamat Jalan Jambu RT 004 RW 003 Desa Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong Lagoi Bintan.

Lanal Bintan Selamatkan Dua Orang Nelayan Yang Hilang Kontak Saat Mencari Ikan di Perairan Lagoi Bintan
Lanal Bintan Selamatkan Dua Orang Nelayan Yang Hilang Kontak Saat Mencari Ikan di Perairan Lagoi Bintan

Kronologis kejadian, pada hari Minggu tanggal 16 Juli 2023 sekira pukul 15.00 WIB, Sdr. Bakri dan Sdr. Kholidi dengan menggunakan 1 (satu) unit Kapal Pompong berangkat melaut untuk menjaring ikan dari Pelabuhan Pelantar Panjang, Sungai Kecil, Desa Sebong Lagoi, Bintan menuju wilayah Perairan Gimal Lagoi.

Pada saat itu juga berangkat melaut 2 (dua) unit Kapal Pompong nelayan lainnya yaitu Sdr. Unyil dan Sdr. Jun. Sekira pukul 23.00 WIB, pada saat akan kembali/pulang melaut, sdr. Bakri menghubungi sdr. Unyil via Handphone menginformasikan bahwa selang minyak mesin pompongnya rusak/patah sehingga Kapal Pompongnya tidak bisa hidup mesinnya dan hanyut diperkirakan sampai ke Perairan Malaysia. Mendapatkan informasi tersebut, Sdr. Unyil menyampaikan kepada Sdr. Bakri bahwa dirinya tidak bisa menolong karena sudah perjalanan pulang ke Pelantar Panjang dan air laut sudah surut.

Kemudian pada hari Senin tangga 17 Juli 2023 sekira pukul 02.00 WIB, rekan sesama nelayan yaitu Sdr. Amrul yang mendapatkan informasi bahwa Kapal Pompong Sdr. Bakri mengalami kerusakan, mencoba untuk melakukan pencarian ke titik lokasi (berdasarkan share log WA) yang dikirim oleh Sdr. Bakri, namun setelah melakukan pencarian kelokasi tersebut tidak ditemukan keberadaan Sdr. Bakri, yang pada saat itu kemudi pompong Sdr. Amrul patah, sehingga kembali ke Pelabuhan Pelantar Panjang, pencarian difokuskan ke lokasi terakhir yang dikirim Sdr. Bakri yaitu melalui foto lokasi dan keberadaannya melalui pesan WA.

Team Redaksi

20240130 191431 0000

Indonesia Jurnalis.com website Portal Berita Online Nasional Independen Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *