ORMAS  

LMPP Mada DKI Hadiri Pelantikan Prawiro Indonesia Nusantara Jaya 

LMPP Mada DKI Hadiri Pelantikan Prawiro Indonesia Nusantara Jaya 
LMPP Mada DKI Hadiri Pelantikan Prawiro Indonesia Nusantara Jaya 
LMPP Mada DKI Hadiri Pelantikan Prawiro Indonesia Nusantara Jaya, Kami dari LMPP DKI tentunya menunggu instruksi ketua umum kami Bapak Yusad Regar”
INDONESIAJURNALIS,  JAKARTA – Alexander kilikily Ketua LMPP Mada DKI mengatakan, ” pelantikan pengurus mulai dari ketua umum dan jajaran kebawah Prawiro, Prawiro ini sendiri adalah bentukan dari pada pak Hencky luntungan, tujuan dan maksud berdirinya Prawiro adalah membentuk dukungan kepada Pak Prabowo Subianto menjadi presiden Republik Indonesia kedepan, Kamis (27/7/2023) di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat.

” Dengan adanya di selenggarakan Pelantikan pengurus Prawiro ini di DKI Jakarta kami selaku LMPP Mada wilayah DKI kami di undang oleh bapak Hencky luntungan selaku ketua umum Prawiro untuk menghadiri acara ini, jadi kami menghadiri dan mendukung apresiasinya berdirinya Prawiro, ”

“Artinya di sini kita menyak bahwa makin bertambah lagi dukungan untuk bapak Prabowo dengan berdiri dan terbentuknya elemen – elemen masyarakat yang mengatasnamakan beberapa nama salah satunya yang harus ini adalah Prawiro untuk mendukung Bapak Prabowo Subianto dalam pemilihan kemenangan Presiden 2024, Kami selaku dari LMPP menjadi salah satu undangannya , pungkasnya

” Kami dari LMPP DKI tentunya menunggu instruksi ketua umum kami Bapak Yusard Regar, kami belum melakukan deklarasi, artinya kami belum mengambil sikap politik di 2024, tapi bisa di lihat artinya kami menjaga hubungan baik, arah angin ini kemana , sedikit bocoran kan demikian, tambahnya

” Akan tetapi politik ini kan bisa berubah, jadi karena kami di undang kami menghargai dan kamu yang punya wilayah kami datang kemari, dan kalau secara organisasi LMPP dengan bapak Prabowo sudah ada arah demikian, akan tetapi untuk aktualisasinya belum, karena mau tidak mau kami satu komando dengan instruksi ketua umum, kata Alexander

 

LMPP Mada DKI Hadiri Pelantikan Prawiro Indonesia Nusantara Jaya 
Alexander kilikily Ketua LMPP Mada DKI bersama LMPP Kepala Bidang Bantuan Hukum (Kabidkum) LMPP Mada DKI Jakarta H. Nur Sandeep, SH., CLA Hadiri Pelantikan Prawiro Indonesia Nusantara Jaya.

Sementara di kesempatan yang sama Kepala Bidang Bantuan Hukum (Kabidkum) LMPP Mada DKI Jakarta H. Nur Sandeep, SH., CLA mengatakan LMPP sebagai ormas punya kriteria dan persyaratan untuk mendukung sosok calon presiden di Pemilu yang akan datang.

“Kami akan maju membela siapapun yang akan maju dan memiliki kompetensi yang di pilih rakyat menjadi rakyat, karena kami mempunyai prinsip seperti itu di organisasi kami,” katanya.

“Saya sebagai pengacara yang juga sebagai Ketua Bantuan Hukum Perkumpulan Pengacara Konsultan Hukum Indonesia, sejak 2019 membela tentang sengketa Mahkamah Konstitusi dengan pembelaan yang benar. Mudah-mudahan dari sini Ketua sudah menjelaskan banyak, saya hanya menjaga Marwah LMPP saja,” ucap Sandeep.

Secara pribadi Sandeep menyebut sosok calon presiden yang ideal harus berjiwa nasionalisme seperti yang dimiliki para Founding Fathers tanpa melihat latar belakang kesukuan atau asal usul.

“Untuk pemimpin itu bagi saya pribadi harus yang memiliki konsep nasionalisme seperti para tokoh pendiri Indonesia, jadi bukan orang Jawa, bukan orang Sumatra, bukan orang Kalimantan, Sulawesi, Bali, atau lainnya, tapi orang Indonesia yang bersama-sama menjadi fondasi satu kesatuan nasional, maka dialah presiden yang akan saya pilih dan dukung,” tegasnya.

“Untuk memilih siapa presiden nanti , Sandeep menjelaskan sedikit bahwa saya dukung pasti dari hati bukan seperti penjilat meminta jabatan. Saya 2019 jadi pengacara Jokowi untuk sengketa di MK dan saya tulus dan saya sebagai Kabidkum LMPP terbentuk untuk membantu rakyat,” kata Sandeep.

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis jabatan saat dukung siapapun presidennya, kita tidak akan minta-minta apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu. Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, dari pada makan bistik tetapi budak,” pungkas Sandeep.**

Team Redaksi

20240130 191431 0000

Indonesia Jurnalis.com website Portal Berita Online Nasional Independen Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *