Perusahaan Integrator Mematikan Peternak Mandiri memohon keadilan kepada pemangku kebijakan

Perusahaan Integrator Mematikan Peternak Mandiri memohon keadilan kepada pemangku kebijakan
Perusahaan Integrator Mematikan Peternak Mandiri memohon keadilan kepada pemangku kebijakan
Perusahaan Integrator Mematikan Peternak Mandiri memohon keadilan kepada pemangku kebijakan. Sejak tahun 2018 dari tutup buku pertahun kami rata – rata mengalami kerugian 2000 rupiah per kilo gram, kata Alvino

JAKARTA, INJ.COM  – Aksi Komunitas Peternak Unggas Nasional (KPUN) Memohon keadilan Kepada pemangku kebijakan. Disaat peternak mandiri panen justru harga ayam hidup selalu dirusak oleh para integrator ayam hidup (Life Birds) dengan menjual dibawah Harga Pokok Produksi peternak mandiri. Aksi KPUN di lakukan dengan membagi-bagikan ayam hidup (Life Birds) kepada masyarakat yang melintas di bundaran Patung kuda jalan merdeka Selatan.

Melalui rilis yang di terbitkan Perternak Unggas Nasional (KPUN) Kamis 12 Oktober 2023, “Puluhan tahun peternak ayam mandiri selalu ditindas tanpa diperdulikan nasibnya, diduga perusahaan integrator lakukan Predatory pricing ayam hidup untuk menyingkirkan pesaingnya melalaui harga input sapronak (sarana produksi ternak ) yang tinggi dan selalu mengalami kenaikan yang tidak di imbangi dengan harga jual ayam hidup (Life Birds) dikandang, sehingga peternak mandiri selalu mengalami kerugian dalam berproduksi.

Peternak mandiri dibiarkan berproduksi dengan biaya produksi yang tinggi, yang seharusnya harga input sapronak bisa lebih murah dikarenakan sudah swasembada ayam pedaging, sewajarnya perusahaan integrasi vertikal menjual pakan dan DOC nya lebih murah dibanding kompetitornya sebab mereka mendapatkan bahan baku pakan serta kuota Impor GPS lebih banyak daripada kompetitornya mengapa malah sebaliknya menjual lebih mahal dibanding kompetitor mereka.

Kesulitan yang dialami peternak mandiri dan peternak rakyat ini tidak dapat dilepaskan dari langkah kebijakan Kementerian/Lembaga terkait, tidak memiliki orientasi yang jelas dalam melindungi peternak mandiri dan peternak rakyat dan telah diamanatkan dalam UUD 45 Pasal 28G ayat 1 dan Pasal 28H ayat 1 tentang Hak atas perlindungan diri pribadi dan Hak Hidup sejahtera.

Perusahaan Integrator Mematikan Peternak Mandiri memohon keadilan kepada pemangku kebijakan
Perusahaan Integrator Mematikan Peternak Mandiri memohon keadilan kepada pemangku kebijakan

Tidak memiliki data yang valid mengenai kebutuhan dan konsumsi ( Suply demand ) ayam broiler di Indonesia. Hal ini mengakibatkan supply and demand tidak dapat diproyeksikan secara tepat.

Sehingga, di pasaran ketersediaan ayam selalu berlebihan ( over supply ). Ketiadaan data yang valid ini kemudian digunakan oleh perusahaan-perusahaan integrator untuk menguasai pasar dari hulu ke hilir yang berdampak secara langsung terhadap operasional dan kehidupan peternak mandiri dan peternak rakyat.

Situasi ini Predatory pricing perusahaan integrator menjual ayam hidup kepasar becek/tradisional Rp. 19.000 – 20.000 per kg dibawah biaya pokok produksi peternak mandiri yaitu Rp. 21.000 – 22.000 per kg (berat ayam hidup 1,6 – 1,8 kg)

Team Redaksi

IMG 20240612 150626

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

" Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini "