Polsek Kemayoran Berhasil Meringkus Pengepul BBM Pertalite Bersubsidi

Polsek Kemayoran Berhasil Meringkus Pengepul BBM Pertalite Bersubsidi
Polsek Kemayoran Berhasil Meringkus Pengepul BBM Pertalite Bersubsidi
Indonesiajurnalis.com
JAKARTA – Kemayoran
Polsek Kemayoran Berhasil Meringkus Pengepul BBM Pertalite Bersubsidi, dan berhasil mengamankan 9 pelaku serta barang bukti 7 jerigen yang berisi Pertalite Bersubsidi dengan kapasitas 20 sampai dengan 25  liter.

 

Tim reserse Kepolisian Sektor Polsek Kemayoran Jakarta Pusat telah berhasil meringkus pengepul BBM Pertalite bersubsidi. Sidak ini dilakukan oleh jajaran reskrim Polsek Kemayoran dalam pengamanan wilayah dari gangguan Kamtibmas.

 

Dalam razia tersebut, Polsek Kemayoran berhasil mengamankan tiga (3) unit motor tanpa kelengkapan surat kendaraan, 1 orang kedapatan membawa obat tanpa resep dokter jenis tipe-G (tramadol) serta meringkus penimbun BBM pertalite bersubsidi.

Polsek Kemayoran Berhasil Meringkus Pengepul BBM Pertalite Bersubsidi.
Polsek Kemayoran Berhasil Meringkus Pengepul BBM Pertalite Bersubsidi.

Dikatakan Perwira Pengendali (Padal) Iptu Suparno dalam razia kali ini merupakan pengamanan dan keamanan wilayah. Bahkan pengepul BBM Pertalite bersubsidi yang diamankan berjumlah 9 orang dengan barang bukti 7 jerigen yang berkapasitas 20 sampai 25 liter dan selang penyedot dari tangki motor thunder ke jerigen.

Polsek Kemayoran Berhasil Meringkus Pengepul BBM Pertalite Bersubsidi
Polsek Kemayoran Berhasil Meringkus Pengepul BBM Pertalite Bersubsidi

“Modus mereka membeli BBM Pertalite bersubsidi di SPBU 34-10605 di jalan Letjen Suprapto (Galur) Jakarta Pusat menggunakan kendaraan Suzuki Thunder berjumlah lebih dari 5 kendaraan dan dipantau bolak – balik masuk mengisi Pertalite ebih dari 5 kali, dan Kami sudah mengamankannya. “Kata Suparno saat diwawancarai di TKP, Rabu (12/10/2022) sekitar pukul 02.30 WIB.

 

Lebih rinci, dia juga menyebut akan mendata dan mendalami kasus pencurian BBM Pertalite bersubsidi, “kita akan menahannya yang kami duga para pelaku tersebut untuk dimintai keterangannya karena mereka telah melanggar UU Migas No. 22 tahun 2001 Pasal 55, Kepres 1991 tahun 2014. Untuk lebih jelasnya nanti pimpinan kami Kapolsek yang akan memberikan pernyataan lebih detail. “ungkap Suparno.

 

Team Redaksi

IMG 20240612 150626

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

" Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini "