Potret Kinerja Lembaga Negara Dan Dukungan Capres 2024

IMG 20220705 WA0012 1
JAKARTA – Potret Kinerja Lembaga Negara Dan Dukungan Capres 2024, Survei ini melacak kinerja lembaga pemerintah dan negara, serta peta dukungan untuk calon presiden sebelum 2024. Tingkat kesalahan survei ini adalah 2,9%.

 

Diskusi dengan tema Adu Kuat  Capres 2024 Dan Potret Kinerja Lembaga Negara di hadiri parat tamu undangan Philips J Vermonte sebagai Narasumber, Karyono Wibowo sebagai Moderator dan Founder CG Marak Setia Darma, Selasa (5/07/2022) Hotel Delapan Jakarta.

 

Berdaarkan hasil riset CiGMark yang di prakarsai oleh setia darma dan  dilakukan survey di seluruh Indonesia pada 9-17 Juni 2022, melibatkan responden yang diambil menggunakan metode multistage random sampling untuk responden berusia 15 tahun (14 Februari 2022) ke atas yang dipilih melalui personal wawancara dengan Computer Assisted Personal Pemeliharaan (CAPI). Survei ini melacak kinerja lembaga pemerintah dan negara, serta peta dukungan untuk calon presiden sebelum 2024. Tingkat kesalahan survei ini adalah 2,9%.

Potret Kinerja Lembaga Negara Dan Dukungan Capres 2024 
Potret Kinerja Lembaga Negara Dan Dukungan Capres 2024 dalam survei ini, CiGMark menguji 18 nama tokoh yang berpeluang maju pada Pilpres 2024 dengan mempertimbangkan berbagai pertimbangan dan konteks, seperti perhatian publik.

Tingkat ketenaran, dari 18 nama yang diuji, ada 9 nomor yang dikenal lebih dari 50 kali

Dalam survei ini, CiGMark menguji 18 nama tokoh yang berpeluang maju pada Pilpres 2024 dengan mempertimbangkan berbagai pertimbangan dan konteks, seperti perhatian publik. Selain itu, beberapa menteri yang saat ini menjabat di kabinet juga akan diuji sebagai calon presiden – wakil presiden. Tingkat ketenaran, dari 18 nama yang diuji, ada 9 nomor yang dikenal lebih dari 50 kali, yaitu Prabowo Subianto 95,83%, Anies Baswedan 83,72%, Sanidaga Uno 83,2%, Ridwan Kamil 80,12, Ganjar Pranowo 68,3%, Puan Maharani 68,2%, Agus Harimurti Yudhoyono 67,6%, Surya Paloh 55,7% dan Erick Tohir 50,5%. Sedangkan untuk tingkat kesukaan (siapa tahu), ada 5 nama di atas 70% yaitu Ridwan Kamil 84,1%, Ganjar Pranowo 82,1%, Sandiaga Uno 76,6%, Khofifah Indar Parawangsa 73,5% dan Anies Baswedan 72,5%. Sedangkan tingkat preferensi mengacu pada jumlah penduduk, Ridwan Kamil merupakan sosok dengan tingkat preferensi tertinggi sebesar 67,4%.

 

Dalam pertanyaan terbuka (top of mind) capres, ada 5 nama penting yakni Ganjar Pranowo 14,1%, Prabowo Subianto 11,7%, Anies Baswedan 9,5%, Joko Widodo 4,7%, dan Ridwan Kamil 4,0%. 48,8%, di sisi lain, tidak punya pilihan. Adapun Top Of Mind, kandidat yang paling menonjol adalah Sandiaga Uno 7,7%, Ridwan Kamil 6,2% dan Anies Baswedan 4,9%.

Ada 4 nama calon presiden yang menduduki posisi teratas

Dari 18 nama yang diuji, 4 menonjol, yakni Ganjar Pranowo didukung 24,4%, Prabowo Subianto 23,0%, Anies Baswedan 15%, dan Ridwan Kamil 9,5%. Data penelitian ini menunjukkan adanya temuan baru, bahwa saat ini ada 4 nama calon presiden yang menduduki posisi teratas, sedangkan sebelumnya hanya ada 3 nama. Saat ini, terjadi perubahan komposisi calon presiden.

 

Namun, kemungkinan perubahan konstelasi masih sangat mungkin terjadi karena jumlah swing voter yang tercatat dalam penelitian ini adalah 54,8%. Sementara itu, jumlah pemilih militan (pendukung kuat) pada 18 nama yang diuji menunjukkan bahwa Ganjar Pranowo memiliki jumlah pendukung militan terbanyak dengan 13,5%, disusul Prabowo Subianto 10,6%, Anies Baswedan 9,2%, dan Ridwan Kamil 5,2%. Dilihat dari simulasi 10 nama dan 6 nama menunjukkan konsistensi, yakni sosok Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil selalu berada di urutan teratas.

 

Ganjar Pranowo – Ridwan Kamil 38,1%, Prabowo Subianto – Erick Tohir 23,3% dan Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono 22,1% dengan undecided 16,5%.

Simulasi 3 pasangan dan 2 pasangan juga menunjukkan bahwa Ridwan Kamil adalah kandidat teratas untuk posisi wakil presiden dalam meningkatkan kecocokan pasangan. Hal ini terlihat pada simulasi pencocokan berikut: Ganjar Pranowo – Ridwan Kamil 38,1%, Prabowo Subianto – Erick Tohir 23,3% dan Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono 22,1% dengan undecided 16,5%. Bahkan saat Ridwan Kamil ditempatkan sebagai pengganti Prabowo Subianto, pasangan ini juga memiliki keunggulan dibanding pasangan lainnya.

Dimana pasangan Prabowo Subianto-Ridwan Kamil memperoleh dukungan 37,7%, Ganjar Pranowo – Puan Maharani 22,7% dan Anies Baswedan – Khofifah-Indar Parawangsa 19,6% dengan undecided 20,0%.

 

Nilai angka Ridwan Kamil semakin terlihat bahkan dalam simulasi 2 pasangan, misalnya ketika disimulasikan oleh Ganjar Pranowo – Ridwan Kamil yang mendapat dukungan 42,7% saat menghadapi Prabowo Subianto – Anies Baswedan yaitu 37,0% mendapat dukungan dengan Undecided 20,3%.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa persaingan yang cukup ketat adalah ketika pasangan Prabowo Subianto – Ridwan Kamil disimulasikan untuk bersaing dengan Anies Baswedan – Ganjar Pranowo atau Ganjar Pranowo – Anies Baswedan. Dukungan pasangan Prabowo Subianto-Ridwan Kamil sebesar 40,6% sedangkan Ganjar Pranowo-Anies Baswedan sebesar 37,9% dengan undecided 21,5%. Begitu pula ketika pasangan ini bersaing dengan Anies Baswedan – Ganjar Pranowo yang mendapat dukungan 36,7%, sedangkan Prabowo Subianto – Ridwan Kamil masih relatif unggul dengan dukungan 39,4%, di mana 23,9% belum menentukan.

Sementara itu, peta dukungan parpol saat ini masih didominasi parpol di Senayan, dimana PDIP mendapat dukungan tertinggi sebesar 22,9%, kemudian Gerindra 13,0% disusul Golkar 8,1%, PKB 7,1%, Demokrat 4,8% sedangkan untuk yang belum. diputuskan dengan 28,2%.

 

Di luar peta politik, penelitian ini menggali persepsi publik dalam menilai keadaan bangsa Indonesia saat ini. Untuk masalah kerukunan umat beragama dan keamanan negara dianggap yang terbaik, sedangkan untuk masalah kerukunan antar umat beragama sebanyak 90,3% responden menilai sangat baik/baik dan masalah keamanan nasional hingga 83,2% sangat baik/baik. Berbeda dengan masalah ekonomi dan politik nasional yang dinilai kurang baik.

Sedangkan untuk kepuasan Presiden Joko Widodo sebagai presiden, 68,1% responden yang diwawancarai menyatakan sangat/cukup puas. Untuk kepuasan wakil presiden, KH Maaruf Amin, 45,5%

Jumlah responden yang menilai situasi politik nasional baik/sangat baik hanya 54,2%. Hanya 52,2% yang menilai keadaan ekonomi nasional sangat baik/baik. Terkait hal itu, 75,3% masyarakat mendesak pemerintah segera menyelesaikan masalah ekonomi. Selain itu, ada beberapa masalah mendesak yang perlu segera diselesaikan oleh pemerintah, yaitu kenaikan harga kebutuhan pokok yang dinyatakan sebesar 41,4%, kemudian masalah korupsi yang diungkapkan pada tanggal 21, 8 % dari jumlah penduduk, dan masalah ketenagakerjaan/pengangguran, yang dinyatakan dengan 16,7%.Sedangkan untuk kepuasan Presiden Joko Widodo sebagai presiden, 68,1% responden yang diwawancarai menyatakan sangat/cukup puas. Untuk kepuasan wakil presiden, KH Maaruf Amin, 45,5% menyatakan sangat/cukup puas. Untuk kepuasan terhadap kinerja presiden dan wakil presiden, 62,7% masyarakat menyatakan sangat/cukup puas.

Potret Kinerja Lembaga Negara Dan Dukungan Capres 2024
Di antara fasilitas dan lembaga negara lainnya, kepuasan terhadap TNI sangat/agak puas sebesar 90,0%, disusul POLRI sebesar 73,0%. Di KPK sendiri, 56,6% menyatakan sangat/cukup puas

Di antara fasilitas dan lembaga negara lainnya, kepuasan terhadap TNI sangat/agak puas sebesar 90,0%, disusul POLRI sebesar 73,0%. Di KPK sendiri, 56,6% menyatakan sangat/cukup puas.(red)

 

Konfrensi pers Jakarta, 05 Juli 2022,Setia Darma Pendiri CiGMark

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.