HUKUM  

Rakernas Ikatan Advokat Indonesia ( Ikadin) Masa Bhakti 2022  2027

IMG 20220720 WA0032 1
JAKARTA – Rakernas Ikatan Advokat Indonesia ( Ikadin) Masa Bhakti 2022  –  2027, dengan agenda program pengurus external dan internal Ikadin.

 

 

Acara Rakernas Ikatan Advokat Indonesia ( Ikadin) Masa Bhakti 2022 – 2027 , Di hadiri ketua Umum Dr.Maqdir Ismail,SH.,L.L.M dan Sekjen Dr.M .Rasyid Ridho.SH.,MH, beserta pengurus seluruh Indonesia, Rabu ( 20/07) Hotel Aryaduta Jakarta.

 

 

Hadir pula Djumyadi , SH.,MH , Peserta dari DPD Ikadin Jawa barat yang sangat Apresiasi pada acara tersebut.

Rakernas Ikatan Advokat Indonesia ( Ikadin) Masa Bhakti 2022  2027
Djumyadi , SH.,MH menjelasakan ” secara internal pada Rakernas Ikadin 2022, Yaitu membahas Pengembangan Litbang, dan bantuan Hukum

Djumyadi , SH.,MH menjelasakan pada saat wawancara dengan media, ” secara internal pada Rakernas Ikadin 2022 yaitu membahas Pengembangan Litbang, dan bantuan Hukum, serta kepengurusan Program kerja Anggota Ikadin ”

 

 

” Untuk Daerah Jawa barat sendiri sama dengan daerah lain , Ikadin Melakukan pendidikan, penyumpahan yang bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat ” tuturnya

 

 

Dan rencana kedepan kita akan kerjasama dengan APDESI dengan bantuan hukum untuk kepala desa, dan juga kita akan membantu secara administrasi bagaimana cara menggunakan anggaran dana desa dengan baik ” jangan sampai di gunakan untuk kepentingan pribadi” harap Djumyadi

 

Saya harapkan bahwa dari Rakernas ini program-program bisa berjalan. Terutama nanti kita akan mencoba menerapkannya di Jawa Barat. Mana saja yang cocok di Jawa Barat. Kita akan pilih yang paling diperlukan di Jawa Barat. Bantuan hukum banyak saat ini seperti kriminal ada yang dikriminalisasi. Banyak pondok pesantren izinnya dicabut hanya karena kelakuan satu orang.

 

Seperti untuk memusnahkan satu tikus harus dengan lumbungnya dibakar. Kita ini program kedepannya bantuan hukum. Karena tadi ada teman kita yang pengurus pondok pesantren se Indonesia untuk MoU bantuan hukum. Jadi kita dalam penanganan perkara sesuai dengan program kerja harus proporsional dan profesional, jangan main hantam,” tutupnya.

Nk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.