Syafrawi Ketua DPW SKP Angkat Bicara Terkait WNI Asal Jawa Timur Diduga Tewas Dianiaya Majikannya Di Malaysia

Syafrawi Ketua DPW SKP Angkat Bicara Terkait WNI Asal Jawa Timur Diduga Tewas Dianiaya Majikannya Di Malaysia
Syafrawi Ketua DPW SKP Angkat Bicara Terkait WNI Asal Jawa Timur Diduga Tewas Dianiaya Majikannya Di Malaysia
Syafrawi Ketua DPW SKP Angkat Bicara Terkait WNI Asal Jawa Timur Diduga Tewas Dianiaya Majikannya Di Malaysia, Menurut keterangan saksi sebelumnya di tengarai korban dianiaya dengan cara di pukuli didalam mobil oleh majikannya.
MALAYSIA– Ketua DPW Setya Kita Pancasila (SKP) Malaysia Syafrawi angkat bicara terkait Warga Negara Indonesia ( WNI ) Samlan (43) asal Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur di duga Tewas atau Meninggal Dunia.

Menurut keterangan saksi sebelumnya di tengarai korban dianiaya dengan cara di pukuli didalam mobil oleh majikannya di Malaysia, sehingga korban melompat dari mobil yang mengakibatkan korban tewas.

” Peristiwa tewas WNI ini mendapat perhatian serius dan ditangani oleh Ketua DPW Setya Kita Pancasila (SKP) Malaysia Syafrawi yang biasa dipanggil Pak Muyan, dia juga memohon bantuan Pemerintah Indonesia terhadap kasus pembunuhan yang terjadi pada salah seorang WNI di Malaysia, kata Syafrawi kepada media ini melalui Relis beritanya, Selasa (11/4/2023).

Dia menjelaskan, WNI ini seorang pekerja kasar bangunan, gajinya 3 bulan tidak dibayar tapi tetap dipaksa bekerja dan dijemput paksa, dipukuli didalam mobil sehingga melompat keluar dan meninggal dunia, Syafrawi sudah berusaha membantu dan ingin memulangkan jenazah ke tanah air, dan pihak KBRI sudah mengeluarkan surat agar jenazah ini dipulangkan ke Indonesia.

Tertundanya pemulangan Jenazah lantaran pihak rumah sakit mempertahankannya, dengan alasan masih dalam penyelidikan kepolisian Malaysia dan sampai saat ini sudah 11 hari, menurut Info bahwa Bos yang melapor duluan ke kepolian Malaysia dan akhirnya dikenakan pasal 309 artinya orang gila yang bunuh diri, sehingga pelakupun aman bebas diluar,sementara kami hanya ingin memulangkan warga WNI Korban pembunuhan ini ke kampung halamannya.

Saya Syafrawi ketua Setya Kita Pancasila Malaysia kami disini sering membantu masalah masalah pekerja WNI, kami sendiri sudah memulangkan 32 Jenazah dari Malaysia ke Indonesia.

Syafrawi Ketua DPW SKP Angkat Bicara Terkait WNI Asal Jawa Timur Diduga Tewas Dianiaya Majikannya Di Malaysia
Syafrawi Ketua DPW SKP Angkat Bicara Terkait WNI Asal Jawa Timur Diduga Tewas Dianiaya Majikannya Di Malaysia

Alhamdullilah untuk saat ini, saya sudah berkoordinasi dengan Bapak Irjen Pol Purn Dr Ronny F. Sompie, SH., MH., dan mendapatkan pencerahan yang amat sangat membantu, dari mantan Dirjen Imigrasi yang juga pemerhati masalah Pekerja Migran Indonesia selama ini, beliau memberikan banyak masukan untuk upaya koordinasi tetap dilanjutkan dengan Atase Tenaga Kerja, Atase Polri dan Atase Hukum di KBRI Kualalumpur, sehingga bisa diupayakan melalui pihak aparat di Malaysia bisa dibantu pemulangan jenazah korban ke Indonesia.

Sedangkan di Indonesia, akan memberikan masukan kepada BP2MI dan KEMNAKER untuk mendukung KEMLU dalam rangka membantu KBRI di Kualalumpur mengupayakan pemulangan jenazah korban ke Indonesia.

Berkaitan dengan hak korban secara hukum, bisa diupayakan melalui Kemenkumham cc Ditjen Administrasi Hukum Umum utk bekerjasama secara MLA (Mutual Legal Assistance) dengan pihak otoritas hukum di Malaysia memproses kasus yg dilaporkan oleh keluarga korban kepada Kepolisian di Malaysia.

Pemerintah Indonesia tetap menghormati kedaulatan negara Malaysia dalam penanganan kasus tersebut secara hukum, namun demikian hak Pekerja Migran Indonesia yg bekerja di Malaysia secara legal perlu diberikan perhatian secara hukum oleh Pemerintah Malaysia melalui Jabatan Polisi Malaysia.

Tapi ini perlu kesadaran bagi kita semuanya betapa lemahnya pengawasan dan perlindungan kita di luar negeri dan ini mesti kita tingkatkan kemampuan untuk dapat melindungi dan menjaga WNI kita diluar negeri, terutama seperti di Malaysia ini yang paking dekat dengan Indonesia.

Kami memohon perhatian segenap Pemerintaj dan segenap Bangsa Indoneaia untuk kasus ini, kita membela kemanusiaan membela anak bangsa kita membela hak-hak manusia, kiranya dapatlah ini menjadi perhatian yang sangat dari pemerintah kita, dalam perlindungan WNI yang diluar negeri. Tukas Syafrawi.

(Red/Surya Damanik)

Team Redaksi

20240130 191431 0000

Indonesia Jurnalis.com website Portal Berita Online Nasional Independen Terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *