Unit Reskrim Polsek Penjaringan Ringkus Kelompok Begal Dengan Sasaran Warga Asing

Unit Reskrim Polsek Penjaringan Ringkus Kelompok Begal Dengan Sasaran Warga Asing
Unit Reskrim Polsek Penjaringan Ringkus Kelompok Begal Dengan Sasaran Warga Asing
Indonesiajurnalis.com
JAKARTA – Unit Reskrim Polsek Penjaringan Ringkus Kelompok Begal Dengan Sasaran Warga Asing, 3 tiga warga asing yang menjadi korban berasal dari Negara Spanyol, India dan Austria.

 

Konferensi pers yang di gelar di Polsek Penjaringan di pimpin oleh Kapolsek Penjaringan Kompol Moehammad Probandono Bobby Danuardi SH, dengan menunjukan 8 pelaku dan beberapa barang bukti hasil penjambretan kelompok spesialis dengan sasaran warga negara asing, pada Jumat (21/10/2022) Pelataran Polsek penjaringan Jakarta Utara.

 

Aksi tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan dan modus dengan cara melakukan penjambretan menggunakan sepeda motor,  kemudian memanfaatkan kelengahan korban WNA yang kemudian  memaksa mengambil barang milik korban.

 

Tiga 3 Korban penjambretan warga negara asing berasal dari negara India, Spanyol dan Austria.

Pada gelar Konferensi Pers tersebut Kapolsek Penjaringan Boby menjelaskan ” kejadian Pertama yang di lakukan komplotan tersebut pada hari Sabtu 27 Agustus 2022 jam 10.20 wib, di Outside Greenbay Pluit penjaringan Jakarta Utara, dengan korban Inisial UMR Perempuan, WNA India, 57 Tahun, Agama Hindu (guru)

Unit Reskrim Polsek Penjaringan Ringkus Kelompok Begal Dengan Sasaran Warga Asing
Unit Reskrim Polsek Penjaringan Ringkus Kelompok Begal Dengan Sasaran Warga Asing

Lanjut yang kedua korban BK, Laki-Laki WN Spanyol, 26 Tahun (liburan ) waktu kejadian pada Minggu 9 Oktober 2022 jam 07.30 wib di Car wash ji.pluit timur kel.Pluit penjaringan Jakarta Utara.

 

Dan yang terakhir korban RT, Laki-Laki, WN Austria, 58 tahun ( karyawan swasta), kejadian pada Minggu 16 Oktober 2022 jam 09.00 wib di Ji Jembatan tiga raya depan Pluit Junction Pluit penjaringan Jakarta Utara.

 

Adapun 8 Pelaku yang berhasil di ringkus Reskrim Polsek penjaringan adalah RA Laki-Laki 22 Tahun, MS Laki-Laki 21 Tahun, MNI Laki-Laki 33 tahun, R Laki-Laki 18 tahun, W Laki-Laki 20 Tahun, NR Laki-Laki, 23 tahun, J Laki-Laki 38 Tahun dan AS Laki-Laki 30 Tahun, masing – masing berbagi peran dalam penjabretan tersebut.

 

Unit Reskrim Polsek Penjaringan Ringkus Kelompok Begal Dengan Sasaran Warga Asing
Kompol Boby pada konferensi pers, bersama Unit Reskrim Polsek Penjaringan.

Kompol Bobby menambahkan, ” Berawal pada hari Sabtu 27 Agustus 2022 jam 10.20 wib sewaktu korban UMR sedang berjalan kaki di tkp tiba tiba pelaku MNI dan W yang menggunakan sepeda motor menjambret tas korban, sehingga korban mengalami kerugian Hp merk Iphone 11, passport india, uang dollar 10.600 USD,koin emas 2 gram, uang Rp 2 juta, buku kitab dan kunci kamar apartemen.

 

Selanjutnya, pada hari Minggu 9 Oktober 2022 jam 07.30 wib sewaktu korban BK sedang berdiri dipinggir jalan tiba – tiba pelaku MNI dan R yang berboncengan menggunakan sepeda motor langsung menarik Handpone korban. Dengan kejadian itu korban mengalami kerugian Handphone Iphone SE Pada hari Minggu 16 Oktober 2022 jam 09.00 wib saat korban RT sedang bersepeda di TKP tiba tba dari arah belakang pelaku RA dan MS yang mengendarai sepeda motor langsung mengambil handpone korban yang diletakkan di kantong baju. Korban mengalami kerugian Handpone merk Samsung S20 silver.

 

Kapolsek Penjaringan yang baru dengan sapaan akrabnya Boby mengatakan,” Tim Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan berhasil melakukan penyelidikan mendalam dengan menggunakan Scientific Crime Investigation atas beberapa kejadian penjambretan yang menyasar korban WNA dan akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku dan selanjutnya melakukan penangkapan terhadap para tersangka penjambretan termasuk penadah barang hasil curian tersebut pada hari Senin 17 Oktober 2022 di 2 lokasi berbeda yaitu Penjaringan Jakarta Utara dan Jelambar Jakarta Barat.

 

Barang bukti yang di amankan Polsek penjaringan , (satu) Unit Kendaraan Roda Dua Merek Yamaha NMax Wama Abu Abu Nopol B 4067 BU , Satria Fu Wama hitam No Pol B 4270 BVJ , Satria Fu warna Hitam Nopol B 3389 PEN , Vespa Wama Biru No Pol B 3176 KWE (hasil kejahatan) , 1 (Satu) Unit HP Merk 1 Phone 11,  Hp merek IPhone ,1 (Satu) Unit Hp merk Samsung S20, Uang Tunai Rp.1.150.000,- (sisa uang hasil kejahatan), 1 (Satu) buah Tas wama Coklat merek LV (hasil kejahatan), 1 (Satu) buah Jam Tangan Merek Alexander Christie warna hitam bercorak Gold (hasil kejahatan), dan 1 (satu) bilah Celurit (milik pelaku pada saat penggeledahan dirumahnya).

 

Tersangka Komplotan penjabretan di jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan 481 KUHP tentang Pertolongan Jahat Penadahan dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun, tutup Boby.(red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *