Kapolri Hadiri Halal Bihalal KSPSI, Dorong Sinergi Buruh dan Pengusaha Hadapi Tantangan Global

Kapolri Hadiri Halal Bihalal KSPSI, Dorong Sinergi Buruh dan Pengusaha Hadapi Tantangan Global
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Hadiri Halal Bihalal KSPSI, Dorong Sinergi Buruh dan Pengusaha Hadapi Tantangan Global, Gedung Square Lantai 2 PT KMK Global Sports, Cikupa, Tangerang, Selasa (14/4/2026).
Kapolri Hadiri Halal Bihalal KSPSI, Dorong Sinergi Buruh dan Pengusaha Hadapi Tantangan Global

TANGERANG,  Indonesia jurnalisKapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idulfitri 1447 H bersama Keluarga Besar KSPSI AGN yang digelar di Gedung Square Lantai 2 PT KMK Global Sports, Cikupa, Tangerang, Selasa (14/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, buruh, pengusaha, dan pemerintah.

Acara tersebut turut dihadiri Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, CEO PT KMK Global Sports C.K. Song, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, serta unsur Forkopimda Tangerang.

Dalam sambutannya, Kapolri menegaskan bahwa Halal Bihalal ini merupakan bagian dari upaya membangun soliditas dan memperkuat komunikasi lintas sektor di tengah dinamika global yang terus berkembang.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk terus membangun soliditas dan silaturahmi. Kita menyadari bahwa situasi global, termasuk dampak konflik di Timur Tengah, berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi nasional. Oleh karena itu, Indonesia harus siap menghadapi tantangan tersebut dengan memperkuat sinergi antara buruh dan pengusaha,” ujar Kapolri.

Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Namun, potensi tersebut perlu didukung dengan iklim investasi yang aman dan kondusif agar mampu bersaing di tingkat global.

“Kita memiliki kekuatan besar untuk bersaing dalam menarik investasi. Namun, hal itu harus diiringi dengan terciptanya iklim investasi yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolri mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan dialog dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan, termasuk dalam menyikapi dinamika regulasi seperti revisi Undang-Undang Cipta Kerja.

Baca Juga  Resmikan Asrama dan Sarpras Polda Kaltim, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik untuk Masyarakat 

“Kami mendorong agar setiap permasalahan industrial dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah. Buruh dan pengusaha harus duduk bersama, berdiskusi, dan mencari solusi terbaik, sehingga tidak menimbulkan konflik yang dapat berdampak pada stabilitas nasional,” jelasnya.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *