NEWS  

Pande K Trimayuni Tekankan Peran Masyarakat Sipil dan Kesadaran Politik Masyarakat Harus Terus Dibangun

Pande K Trimayuni Tekankan Peran Masyarakat Sipil dan Kesadaran Politik Masyarakat Harus Terus Dibangun
Pande K Trimayuni Tekankan Peran Masyarakat Sipil dan Kesadaran Politik Masyarakat Harus Terus Dibangun
Pande K Trimayuni Tekankan Peran Masyarakat Sipil dan Kesadaran Politik Masyarakat Harus Terus Dibangun

JAKARTA, Indonesia jurnalis – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Tim Wali Kemang menggelar diskusi lintas generasi bertajuk “Gerakan 80-an, 90-an dan Gen Z: Pancasila & Tantangan Kekinian” di Restoran Griya Paso, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari akademisi, aktivis, peneliti, jurnalis, mahasiswa, tokoh agama, pengamat sosial hingga pegiat media sosial. Diskusi ini menjadi ruang bersama untuk membahas relevansi nilai-nilai Pancasila dalam menghadapi dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

Ketua Panitia Acara, Pande K. Trimayuni, mengatakan bahwa forum tersebut diselenggarakan sebagai wadah untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pentingnya penerapan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, dalam praktiknya kita masih sering melupakan penerapan nilai-nilai tersebut. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama agar pelanggaran terhadap nilai Pancasila dapat disikapi secara serius,” ujar Pande kepada awak media.

Ia menjelaskan, diskusi lintas generasi ini juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat sipil untuk ikut mengawal jalannya demokrasi dan kebijakan publik. Menurutnya, pengawasan dari masyarakat sangat diperlukan agar program-program pemerintah benar-benar berjalan sesuai kepentingan rakyat.

Pande mencontohkan pentingnya kontrol publik terhadap penggunaan anggaran negara, termasuk alokasi dana pendidikan dalam APBD. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki keberanian untuk mempertanyakan dan mengawasi pelaksanaan kebijakan agar pemerintah lebih bertanggung jawab dalam menjalankan program-programnya.

“Kesadaran politik masyarakat harus terus dibangun, karena seluruh kebijakan pemerintah pada akhirnya akan berdampak langsung kepada kehidupan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyinggung persoalan ekonomi global yang dinilai memiliki pengaruh hingga ke tingkat masyarakat bawah. Menurutnya, kebijakan pemerintah terkait ekonomi, termasuk nilai tukar dolar, tetap memberi dampak terhadap kondisi ekonomi masyarakat meski tidak semua warga berhubungan langsung dengan mata uang asing tersebut.

Baca Juga  Soroti Masifnya Pembubaran Nobar Pesta Babi, PB PII: Ketakutan Nyata Negara Atas Realita di Papua

“Kebijakan pemerintah sangat memengaruhi kehidupan masyarakat. Karena itu, penting untuk membangun empati dan kepedulian publik agar bersama-sama mendorong perubahan ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *