Refleksi Nilai Toleransi dalam Bingkai Nahdliyin Kawanua di Diskusi Rembug Nahdliyin Muda

Refleksi Nilai Toleransi dalam Bingkai Nahdliyin Kawanua di Diskusi Rembug Nahdliyin Muda
Diskusi Rembug Nahdliyin Muda (Foto: Istimewa)
Refleksi Nilai Toleransi dalam Bingkai Nahdliyin Kawanua di Diskusi Rembug Nahdliyin Muda

MANADO, Indonesia Jurnalis – Rembug Nahdliyin Muda yang mengangkat tema “Refleksi Nilai Toleransi dalam Bingkai Nahdliyin Kawanua” menjadi ruang dialog bagi generasi muda Nahdliyin untuk merefleksikan nilai-nilai toleransi, memperkuat semangat kebangsaan, serta membangun komitmen menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Utara.

Forum menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dirawat melalui dialog, saling menghormati, dan gotong royong. Manado dinilai sebagai representasi kehidupan masyarakat yang harmonis sehingga menjadi tempat yang tepat untuk membahas masa depan Nahdlatul Ulama.

Selain membahas isu kebangsaan dan regenerasi kepemimpinan, peserta juga mendiskusikan figur-figur yang dinilai memiliki kapasitas memimpin NU pada periode mendatang. Salah satu nama yang mengemuka ialah KH. Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, Magelang.

Peserta menilai Gus Yusuf dikenal sebagai sosok yang tumbuh dalam tradisi pesantren dengan komitmen menjaga nilai-nilai keulamaan sekaligus terbuka terhadap pembaruan organisasi. Karakter kepemimpinan yang mengedepankan musyawarah, penguatan kaderisasi, serta kemampuan membangun komunikasi lintas generasi dinilai menjadi kebutuhan NU dalam menghadapi tantangan masa depan.

Gagasan tersebut sejalan dengan semangat Rembug Nahdliyin Muda. Menurut peserta, menjaga warisan para masyayikh tidak bertentangan dengan inovasi. Tradisi harus menjadi fondasi, sementara pembaruan menjadi ikhtiar agar organisasi tetap relevan menghadapi perkembangan zaman.

Team Redaksi
Author: Team Redaksi

Baca Juga  Musdes Desa Jatimulya, Pembentukan Tim Penyusun RKPDes TA 2027 Berjumlah 7 Anggota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *