“Awalnya kami diberitahu bahwa tinggi menara hanya 42 meter. Sekarang kami melihat struktur tambahan dipasang sehingga tinggi total menjadi 47 meter. Ini membuat kami khawatir, apalagi menara ini berdiri cukup dekat dengan permukiman,” ujar salah satu warga setempat.
Selain kekhawatiran akan potensi bahaya fisik, masyarakat juga menyoroti kurangnya keterbukaan informasi dari pihak perusahaan. Warga berharap ada klarifikasi resmi dari pihak mitra Tel serta pemerintah desa dan kecamatan terkait izin perubahan struktur tersebut kepada Masyarakat sekitar Tower.**
(Report Willy)




