“Ada 27 truk yang kita miliki. Kemudian kita sudah kontrak dengan pihak ketiga, transporter itu ada 42 unit kalau tidak salah. Dengan ini kita maksimalkan pengangkutan,” jelas Benyamin.
Lebih lanjut, Benyamin berharap masyarakat dapat berperan aktif membantu pemerintah dalam mengurangi volume sampah. Salah satu langkah yang didorong adalah pengolahan sampah organik secara mandiri melalui pembuatan lubang biopori di lingkungan rumah tangga.
“Kami berharap masyarakat juga bisa membantu menangani sampah, khususnya dengan membuat lubang biopori. Saat ini sedang kami kerjakan dengan target 10.000 sampai 20.000 lubang biopori di seluruh rumah tangga di Tangerang Selatan,” ungkapnya.*
(NK)




