Duta Besar Iran Soroti Serangan Israel dan Perang Narasi, Apresiasi Sikap Pemerintah Indonesia

Duta Besar Iran Soroti Serangan Israel dan Perang Narasi, Apresiasi Sikap Pemerintah Indonesia
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, Senin (02/3/2026) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Perang membawa dampak ekonomi yang amat luas dan secara langsung akan mempengaruhi ekonomi dunia. Negara-negara lain, termasuk Indonesia, tentu akan menerima dampak ekonomi dari perkembangan yang terjadi di wilayah kami,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan Iran tidak menginginkan perang. Namun, menurutnya, negaranya siap menghadapi segala kemungkinan.

“Kami tidak ingin berperang, tetapi pada saat bersamaan kami sudah siap siaga, lebih kuat dan lebih siap dari perang 12 hari yang pernah kami lewati. Kami siap mematahkan dan memberikan balasan terhadap berbagai fitnah yang mereka lancarkan terhadap negara kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Boroujerdi juga menyinggung situasi di Gaza dan Palestina. Ia mempertanyakan sikap negara-negara Barat yang, menurutnya, menunjukkan standar ganda.

“Apabila mereka khawatir terhadap keadaan anak-anak dan kaum wanita, mengapa membiarkan puluhan ribu anak-anak dan wanita di Gaza jatuh menjadi korban?” katanya.

Ia menilai masyarakat Palestina telah melalui proses demokratis dalam memilih pemerintahan mereka, namun tetap menghadapi tekanan dan serangan.

“Ini adalah standar ganda yang sudah tidak diterima lagi,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Boroujerdi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia atas sikap yang dinilainya berdiri di “sisi yang benar dari sejarah”.

“Saya ingin mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia, para seniman, cendekiawan, mahasiswa, dan berbagai elemen lainnya yang telah berdiri di sisi yang benar dari sejarah dan memberikan kutukan yang tegas terhadap langkah yang terjadi terhadap negara kami,” ucapnya.

Ia juga berharap media di Indonesia dapat terus menyampaikan pemberitaan yang berorientasi pada kebenaran.

“Saya berharap teman-teman media menjadi media yang memberitakan kebenaran, berdiri berdampingan dengan kebenaran, dan menyadari berbagai upaya untuk menggantikan tempat hak dan kebatilan,” tutupnya.*

Baca Juga  Prabowo Murka! Tiga Bos BGN Dicopot dan Jadi Tersangka Korupsi Dana MBG

(Redaksi)

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *