Dari sisi operasional, produksi tandan buah segar (TBS) inti selama 2025 mencapai 232.691 ton dan sesuai dengan target perusahaan. Sementara itu, produksi minyak sawit mentah (CPO) tercatat sebesar 42.924 ton, sedangkan produksi inti sawit atau Palm Kernel (PK) mencapai 9.486 ton, melampaui target tahunan yang telah ditetapkan.
Peningkatan produktivitas tersebut didukung oleh pengelolaan kebun yang berkelanjutan serta optimalisasi proses produksi di seluruh unit usaha perusahaan. Pada sektor pemasaran, perseroan membukukan penjualan sekitar 39 ribu ton CPO, 9 ribu ton Palm Kernel, dan 58 ribu ton TBS sepanjang tahun 2025.
Membaiknya kondisi pasar turut memberikan dampak positif terhadap harga jual komoditas. Harga rata-rata CPO naik menjadi Rp14.427 per kilogram, Palm Kernel mencapai Rp12.294 per kilogram, sedangkan harga TBS meningkat menjadi Rp3.277 per kilogram. Kenaikan harga komoditas tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan pendapatan perusahaan sepanjang tahun lalu.*
(Ls)




