Hadapi Disrupsi Digital, Wapres Gibran Dorong Literasi AI Inklusif menghadapi transformasi digital
JAKARTA, Indonesia jurnalis – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi Merapi National Economic Forum 2026 di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (16/04/2026). Pertemuan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif dan inklusif menghadapi transformasi digital, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam audiensi tersebut, Wapres menekankan pentingnya pemerataan literasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di seluruh lapisan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Merapi National Economic Forum, Sergie Althaf Amir, usai pertemuan.
“Arahan yang kita dapatkan adalah untuk terus mengedukasi seluruh masyarakat tentang AI,” sebutnya.
Menurut Sergie, laju perkembangan teknologi yang sangat pesat menuntut kesiapan semua elemen masyarakat tanpa terkecuali.
“Karena kami yakin bahwa di beberapa tahun ini akan ada revolusi teknologi yang sangat besar, revolusi digital. Dan semua pihak akan ter-impact (terdampak), semuanya akan ter-effect (terpengaruh). Dan karena dari itu, semua kalangan masyarakat, boomer, gen Z, millennial, bahkan yang sudah sangat tua, semuanya harus mengerti dan bisa memanfaatkan adanya perkembangan AI,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut juga membahas potensi dampak AI terhadap lapangan pekerjaan, termasuk langkah-langkah mitigasi yang perlu disiapkan sejak dini.




