“Saya Ratna, istri dari korban kekejaman KKB, sangat berterima kasih kepada pemerintah dan kepolisian yang telah memulangkan jenazah suami saya,” tuturnya.
Ratna juga menyerukan agar tidak ada ruang bagi kelompok bersenjata yang mengganggu ketenangan masyarakat Papua.
“Kami berharap KKB dibasmi sampai tuntas, agar tidak ada lagi korban jiwa seperti suami saya,” pungkasnya.
Pernyataan keluarga korban menjadi pengingat bahwa aksi brutal KKB telah membawa luka mendalam bagi masyarakat sipil. Kepolisian Republik Indonesia melalui Operasi Damai Cartenz terus berkomitmen dalam menegakkan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di Papua.
Kehadiran negara dalam proses pemulangan jenazah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melindungi hak dan martabat setiap warganya, di mana pun mereka berada.**
(NK)




