OPINI  

Ketegangan KPK Kejagung Disorot, Ketum Baladhika Adhyaksa Yunan Buwana Dicecar Pertanyaan Tajam

Ketegangan KPK Kejagung Disorot, Ketum Baladhika Adhyaksa Yunan Buwana Dicecar Pertanyaan Tajam
Photo: Mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo, Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Julius Ibrani, dan Ketua Umum Baladhika Adhyaksa Yunan Buwana.
Ketegangan KPK Kejagung Disorot, Ketum Baladhika Adhyaksa Yunan Buwana Dicecar Pertanyaan Tajam

Jakarta, Indonesia jurnalis – Hubungan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung kembali menjadi perhatian publik. Dinamika kedua lembaga penegak hukum tersebut dibahas dalam diskusi bertajuk “Kejagung vs KPK: Koruptor Tertawa” yang digelar Koalisi Jurnalis Anti Korupsi pada Rabu (7/1/2026).

Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya mantan Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo, Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Julius Ibrani, serta Ketua Umum Baladhika Adhyaksa Yunan Buwana. Acara dipandu oleh Kanugrahan dari Jaringan Jurnalis Jakarta.

Yunan Buwana menegaskan bahwa kasus-kasus yang menjadi perhatian luas masyarakat seharusnya ditangani secara cepat dan tidak berlarut-larut. Menurutnya, percepatan proses hukum penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Saat ditanya terkait pelaporan nama Jampidsus oleh MAKI, IPW, Koalisi Anti Korupsi Masyarakat Sipil, Yunan menyampaikan masyarakat harusnya bisa melihat kondisi yang ada secara obyektip, ditengah gencarnya penanganan kasus mega korupsi trilyunan oleh Kejaksaan RI dan banyaknya sorotan publik, apakah mungkin ada penyalahgunaan wewenang oleh Jampidsus? Harusnya masyarakat lebih bijak bahwa dalam penanganan kasus kasus korupsi besar memang selalu ada perlawanan dari para terduga pelakunya dengan menggunakan tangan orang lain, kami meyakini bahwa apa yang telah di kerjakan oleh Jampidsus sesuai on the track, selain itu beliau malah dipercaya oleh Presiden untuk menjadi salah satu Ketua Satgas PKH ujar nya.

Redaksi
Author: Redaksi

Baca Juga  Haidar Alwi Institute, Polri : Sedang Menuju Format Terbaiknya, Reformasi Harus Terus Dikawal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *