Ketua Umum APPMBGI Buka Suara: Anggaran MBG Final, Tinggal Mengawal Pemanfaatannya

Ketua Umum APPMBGI Buka Suara: Anggaran MBG Final, Tinggal Mengawal Pemanfaatannya
Ketua Umum APPMBGI, Dr. Abdul Rivai Ras, mengatakan bahwa secara prosedural dan politik, anggaran MBG telah diputuskan bersama oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Secara ekonomi, MBG mendorong perputaran ekonomi lokal melalui rantai pasok pangan, pelibatan UMKM, petani, serta tenaga kerja dapur.

Dalam perspektif yang lebih luas, ia menilai MBG juga memiliki implikasi geopolitik jangka panjang.

“Negara dengan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif akan memiliki daya saing dan daya tawar yang lebih kuat di tingkat regional maupun global. Karena itu, MBG pada dasarnya adalah bagian dari investasi strategis negara,” kata Dr. Abdul Rivai Ras.

Namun demikian, ia kembali mengingatkan bahwa seluruh potensi tersebut hanya dapat terwujud apabila pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program dijaga secara ketat.

“Bonus demografi tidak datang otomatis. Ia hanya akan menjadi keuntungan apabila kualitas manusianya benar-benar dibangun. Dan kualitas itu sangat bergantung pada konsistensi kebijakan, integritas pelaksanaan, serta tata kelola anggaran yang bersih,” tegasnya.

APPMBGI, lanjut dia, mendukung langkah-langkah penguatan transparansi dan akuntabilitas yang saat ini terus didorong oleh pemerintah, termasuk kewajiban pelaporan penggunaan anggaran dan penguatan sistem pengawasan internal.

“Kami mendorong agar keterbukaan data pemanfaatan anggaran MBG dapat diakses publik secara lebih luas, sehingga masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya program,” ujarnya.

Menurut Dr. Abdul Rivai Ras, pengawasan publik justru menjadi kunci untuk menjaga MBG tetap berada pada tujuan utamanya, yakni pembangunan manusia, bukan kepentingan jangka pendek.

“Dengan skala anggaran yang besar, risiko penyimpangan selalu ada. Karena itu, transparansi dan akuntabilitas bukan hanya tuntutan administrasi, tetapi kebutuhan mendasar agar MBG tidak kehilangan legitimasi sosialnya,” katanya.

Ia menegaskan bahwa APPMBGI siap berperan aktif dalam menjaga tata kelola pelaksanaan MBG di tingkat pelaksana, khususnya dapur dan jejaring mitra di daerah.

Baca Juga  Lindungi Korban Kekerasan Seksual, Kopri PMII Sulut Siap Kawal Kasus KBGO

“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran MBG benar-benar berkontribusi pada kualitas gizi, keselamatan pangan, dan penguatan ekonomi lokal,” ujarnya.

Dr. Abdul Rivai Ras menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa saat ini bangsa Indonesia tidak membutuhkan perdebatan yang melelahkan soal keputusan politik yang sudah final, tetapi justru membutuhkan kerja bersama untuk memastikan program berjalan dengan benar.

“Anggaran MBG sudah final. Tugas kita sekarang adalah mengawalnya. Transparansi dan akuntabilitas harus ditegakkan, agar MBG benar-benar menjadi investasi masa depan bangsa, bukan sekadar angka dalam laporan anggaran,” pungkasnya.*

(Ls)

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *