“Untuk semuanya mohon jaga kesehatan, dan semoga seluruh rangkaian kegiatan ibadah dilancarkan,” pesannya.
Pada kesempatan terpisah, Supervisor Humas Makkah Route Muhammad Al Syarif mengungkapkan bahwa layanan Makkah Route telah berjalan selama tiga tahun di Bandara Juanda.
“Untuk keseluruhannya di Indonesia sudah berjalan selama delapan tahun, sejak tahun 2018,” imbuhnya.
Adapun tujuan utama layanan Makkah Route, tutur Muhammad Al Syarif, adalah untuk memberikan kemudahan bagi calon jemaah haji dalam menyelesaikan seluruh proses keimigrasian sejak di tanah air. Sehingga, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi mengantre di bandara dan dapat langsung melanjutkan perjalanan menuju hotel.
“Itu adalah tujuan dari diadakannya Makkah Route di bandara-bandara yang ada di Indonesia. Di Indonesia terdapat Makkah Route di Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar,” tegasnya.
Tampak mendampingi Wapres dalam peninjauan ini, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, General Manager Bandara Juanda Laksamana Pertama TNI Muhammad Tohir, Kepala Kantor Otoritas Bandara III Surabaya Agustono, serta General Manager Makkah Route Omar Aldaej.*
(Redaksi)




