Selain menjalankan fungsi kontrol, FORKABI juga berkomitmen memperkuat upaya pelestarian budaya Betawi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara inklusif.
Tegaskan Komitmen untuk Masyarakat Betawi
Menanggapi berbagai anggapan mengenai rekam jejak kepemimpinannya, Achmad Azran menegaskan bahwa dirinya telah memiliki perjalanan panjang dalam organisasi. Ia mengawali kiprahnya sebagai pengurus Ranting Kelurahan Susukan sejak 2002.
Memasuki usia 25 tahun perjalanan FORKABI, Achmad bersama jajaran kepengurusan baru, termasuk Bang H. Abdul Ghoni A.Z. dan Ketua MPO Bang Haji Iwan, menyatakan komitmennya untuk mengembalikan marwah perjuangan organisasi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Betawi.
Achmad menegaskan, keberadaan FORKABI akan tetap diarahkan untuk mengawal kepentingan warga dan memastikan penggunaan anggaran daerah berjalan secara transparan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Mereka bisa bikin apa saja dengan anggaran yang besar yang dimiliki oleh Jakarta. Tapi bukan untuk acara-acara seremonial yang menghabiskan uang rakyat! Semuanya itu perlu kita awasi,” tegasnya.*
(Ls)




