Pembangunan Jaringan Irigasi D I Lambale Tahap III PT Fatdeco Tama Waja Dengan Nilai Kontrak 10.126.700.000, Di Duga Tidak Sesuai Spec

Pembangunan Jaringan Irigasi D I Lambale Tahap III PT Fatdeco Tama Waja Dengan Nilai Kontrak 10.126.700.000, Di Duga Tidak Sesuai Spec
Pembangunan Jaringan Irigasi D I Lambale Tahap III PT Fatdeco Tama Waja Dengan Nilai Kontrak 10.126.700.000, Di Duga Tidak Sesuai Spec
Pembangunan Jaringan Irigasi D I Lambale Tahap III PT Fatdeco Tama Waja Dengan Nilai Kontrak 10.126.700.000, Di Duga Tidak Sesuai Spec, Parahnya , ada beberapa plasteran yang terlihat tipis dan parahnya batu yang di susun tidak menggunakan semen sebagai lem.
BUTON UTARA – Pembangunan Jaringan Irigasi D.I. Lambale Tahap III Pejabat pembuat komitmen Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Pemenang tender Perusahaan fatdeco tama waja Alamat Perusahaan Jl. Made Sabara Nomor. 9A , Raha – Muna – Sulawesi Tenggara NPWP 02.264.041.1-816.000 dengan Nilai Kontrak Rp 10.126.700.000.

Kamis 22 Desember 2022 ketua Investigasi Pusat kilatnusantara.com melakukan investigasi lapangan di desa Rahman Baru, kecamatan Kulisusu barat, Kabupaten Buton Utara terkait Pekerjaan Beton irigasi di duga tidak sesuai mutu yang disyaratkan dalam spec.

 

oknum masyarakat setempat mengatakan pekerjaan tersebut adalah pekerjaan ketua DPRD Buton Utara

 

Dalam pelaksanaan pekerjaan irigasi terdapat pekerjaan beton yang hasil mutu betonnya di duga tidak tercapai dimana terlihat pekerjaan tersebut tidak memiliki dokumen Job Mix Design (JMD) dan Job Mix Formula (JMF) serta hasil uji kuat tekan beton dari laboratorium

 

Parahnya , ada beberapa plasteran yang terlihat tipis dan parahnya batu yang di susun tidak menggunakan semen sebagai lem.

 

hasil wawancara wartawan kilatnusantara dengan salah satu masyarakat di sekitar lokasi mengatakan ” waktu pekerjaan tesebut hanya di buat susun batu tanpa menggunakan semen lalu di tempel dengan semen lalu di plastren , dan oknum masyarakat setempat mengatakan bahwa ada juga bendungan yang satunya hancur baru baru di kerjakan ” . kata dia

 

hasil investigasi, Hal ini berdampak dilakukan pembayaran tidak sesuai mutu yang di syaratkan.

 

Pekerjaan pasangan batu gunung untuk dinding saluran irigasi tidak sesuai mutu dan volume yang di syaratkan dalam kontrak sehingga mutu pekerjaan tidak sesuai dalam kontrak tetai tetap dibayarkan sesuai mutu.

Team Redaksi

IMG 20240612 150626

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

" Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini "