Seminar Perunggasan ” Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA Ketua  PSP-IPB Optimis Peternak Kecil Perlu Adanya Konsolidasi Secara Nasional 

Seminar Perunggasan " Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA Ketua  PSP-IPB Optimis Peternak Kecil Perlu Adanya Konsolidasi Secara Nasional 
Seminar Perunggasan " Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA Ketua  PSP-IPB Optimis Peternak Kecil Perlu Adanya Konsolidasi Secara Nasional 
Seminar Perunggasan ” Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA Ketua  PSP-IPB Optimis Peternak Kecil Perlu Adanya Konsolidasi Secara Nasional. “Dan ini konsolidasi budidaya ini sudah mulai di Bogor, nanti kemudian rencananya di Jawa Tengah dan jawa timur, dan bukan wacana lagi setidaknya kami sudah kunjungi 27  kandang – kandang mereka”
BOGOR, INJ.COM  – Seminar Perunggasan dengan tema “Tangung Jawab Pemerintah Dalam Melindungi Keberlangsungan Hak Usaha Perunggasan Nasional ” menurut Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA yang juga sebagai moderator pada acara tersebut mengatakan perlunya konsolidasi budidaya perternak mandiri atau peternak kecil secara nasional, Rabu (24/1/2024) Botani square ICC Bogor

 

Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA., seorang profesor di bidang peternakan yang menginisiasi lahirnya Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) mengatakan,”mengkonsolidasikan peternak itu paling penting, gimana caranya tidak gampang tapi kami punya sistem dan sudah berjalan 10 tahun , jadi saya optimis walaupun sulit itu bisa. Mengkonsolidasikan peternak mungkin bisa tapi mengkonsolidasikan peternak mandiri itu yang sulit, mudah – mudahan mereka paham arah kedepannya seperti apa, InsAllah itu bisa ,saya optimis, pointnya adalah konsolidasi budidaya”

Seminar Perunggasan " Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA Ketua  PSP-IPB Optimis Peternak Kecil Perlu Adanya Konsolidasi Secara Nasional 
Seminar Perunggasan ” Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA Ketua  PSP-IPB Optimis Peternak Kecil Perlu Adanya Konsolidasi Secara Nasional

“Konsolidasi budidaya peternak itu penting,  konsepnya mirip kalau sapi sudah berjalan 10 tahun, kalau ini ayam. di sekolah peternak rakyat itu point besarnya itu perubahan pola pikir (mainset) itu yang belum pernah di garap oleh banyak orang dan IPB sudah memulai itu,” jelasnya

 

“Dan tentu ada tiga unsur penting yaitu, perubahan karakter, perubahan pola pikir itu di dalam evaluasinya kita beri bobot 45%,  Kemudian Kita  ajarkan mereka tentang kolektif bisnis berjamaah, itu dalam penilaian kami kita beri bobot 35% , baru masalah tehnis itu 25% ” sambung Profesor

 

“Dan ini konsolidasi budidaya ini sudah mulai di Bogor, nanti kemudian rencananya di Jawa Tengah dan jawa timur, dan bukan wacana lagi setidaknya kami sudah kunjungi 27  kandang – kandang mereka kami datangi biar kita tahu persis seperti apa, kondisinya , ada yang mau roboh ada juga yang tutup, macem – macem kepemilikan dan itu tidak terkonsolidasi,” kata profesor

 

Di singgung terkait pakan ternak impor berbahan jagung oleh media apakah kita bisa produksi jagung , ” Kita punya lahan luas  di Papua  setelah kita tanami Jagung tumbuh , kita bisa tanam tuh Jagung cuma masalahnya memasarkannya kemana , nah lagi – lagi perlu konsolidasi, petani kecil di konsolidasi jumlahnya banyak, bukan hanya satu angkutan motor saja Kalo bisa satu kontainer atau 1 kapal , kalau ini tidak di konsolidasi tidak pernah bisa ” kata Prof Mulando

Team Redaksi

IMG 20240612 150626

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

" Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini "