Lonjakan arus wisatawan diprediksi akan terus meningkat dan mencapai puncaknya pada Minggu (29/3/2026). Momentum tersebut bertepatan dengan tradisi perayaan Lebaran Enam (Ayam) serta akhir masa liburan sekolah. Tercatat, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari lokal Pasaman Barat, namun juga banyak dari Kabupaten Pasaman, Agam, hingga provinsi tetangga.
Guna menjamin keamanan dan kenyamanan, personel Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat tampak bersiaga penuh sejak pagi hari. Mereka secara aktif memantau situasi di area pemandian serta memberikan edukasi kepada pengunjung untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk diketahui, kawasan Lubuak Landua merupakan destinasi wisata religi bersejarah. Lokasinya yang berdampingan dengan Surau atau Masjid Syekh Abuya Lubuak Landua menjadikannya salah satu pusat syiar agama Islam yang kelestariannya, baik ikan larangan maupun nilai sejarahnya, tetap terjaga dengan baik hingga saat ini.**
(Ajo)




