Kasus Dugaan Pengeroyokan di Wanasalam Dilaporkan ke Polisi, Korban Alami Luka Serius

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Wanasalam Dilaporkan ke Polisi, Korban Alami Luka Serius
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Wanasalam Dilaporkan ke Polisi, Korban Alami Luka Serius
Kasus Dugaan Pengeroyokan di Wanasalam Dilaporkan ke Polisi, Korban Alami Luka Serius

BANTEN, Indonesia jurnalis – Kasus dugaan pengeroyokan terjadi di Kampung Karang Anyar, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten. Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan kini ditangani oleh Polsek Wanasalam, Polres Lebak, pada Selasa (28/04/2026).

Laporan itu tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/S/IV/2026/SPKT/POLSEK WANASALAM/POLRES LEBAK/POLDA BANTEN, yang diterbitkan pada pukul 03.03 WIB. Laporan tersebut mengacu pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/MV/2026/SPKT/POLSEK WANASALAM/POLRES LEBAK/POLDA BANTEN.

Pelapor diketahui bernama Cepi Umbara, seorang nelayan yang merupakan warga setempat.

Peristiwa dugaan pengeroyokan itu terjadi pada Senin (27/04/2026) sekitar pukul 20.50 WIB. Berdasarkan keterangan pelapor, kejadian bermula saat dirinya tengah berbincang dengan seorang rekannya terkait aktivitas melaut.

Namun, percakapan tersebut memicu emosi salah satu terlapor, Suarta alias Warta, yang kemudian mengajak pelapor untuk berkelahi. Situasi sempat mereda, tetapi tidak lama berselang, terlapor bersama sekitar 10 orang lainnya diduga mendatangi rumah adik pelapor dengan menggunakan sekitar tujuh sepeda motor.

Para terduga pelaku disebut membawa senjata tajam seperti celurit dan parang. Mereka diduga mendobrak pintu rumah dan langsung melakukan penyerangan terhadap korban.

Pelapor mengaku sempat melakukan perlawanan untuk mempertahankan diri menggunakan alat yang ada di lokasi. Meski demikian, ia tetap mengalami serangan bertubi-tubi berupa pukulan serta sabetan senjata tajam dari sejumlah orang yang diduga terlibat.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian kepala dan wajah, sehingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit terdekat.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *