Karena itu, Said Aldi meminta seluruh pengurus BKPRMI di tingkat daerah untuk aktif memperjuangkan peningkatan kesejahteraan ustaz dan ustazah kepada pemerintah daerah masing-masing.
Menurutnya, dedikasi para pengajar Al-Qur’an patut mendapatkan apresiasi lebih besar karena mereka tetap mengabdi dengan penuh keikhlasan di tengah berbagai keterbatasan.
“Para ustaz dan ustazah tetap mengabdi dengan penuh keikhlasan meskipun dalam keterbatasan. Ini harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penyelenggaraan Festival Anak Soleh Indonesia sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda Islam sekaligus memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Menutup sambutannya, Said Aldi mengajak seluruh kader BKPRMI, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, untuk menjaga soliditas organisasi dan terus memperkuat pengabdian sosial keumatan demi menjaga persatuan bangsa serta melahirkan generasi Qurani di Indonesia.*




