“Yang penting viral dulu tanpa konfirmasi, ini sangat membahayakan,” tegasnya.
Menurut Fauzy, perkembangan teknologi membuat informasi menyebar dengan cepat. Karena itu, wartawan dituntut tetap menjaga akurasi, keberimbangan, dan memahami ketentuan yang berlaku dalam aktivitas jurnalistik.
Sementara itu, Sekretaris PWJU, Jamaluddin Handam, mengatakan PWJU ingin kehadirannya dapat dirasakan masyarakat, termasuk melalui penyampaian informasi yang akurat dan kegiatan sosial.
Deklarasi PWJU turut dihadiri Ketua PWI Pokja Walikota Jakarta Utara, Sunarno, Ketua DPD FWJ DKI Jakarta Rosyid, serta sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan.
Kegiatan dilanjutkan dengan talk show mengenai perkembangan media digital, tantangan profesi wartawan, dan hubungan pers dengan pemerintah.
Dengan deklarasi tersebut, PWJU menargetkan penguatan kapasitas wartawan, peningkatan literasi jurnalistik bagi generasi muda, serta perluasan kolaborasi dengan berbagai elemen di Jakarta Utara.*
(Red)




