Dialog Interaktif  Universitas Yarsi , Minangkabau Menuju Kepunahan

Dialog Interaktif  Universitas Yarsi , Minangkabau Menuju Kepunahan
Dialog Interaktif  Universitas Yarsi , Minangkabau Menuju Kepunahan

Usai Dialog interaktif, Prof. dr. H. Fasli Jalal menyampaikan kepada media terkait alasan di gelarnya acara tersebut “Sebagai pembina dan pendiri LAKM di DKI Jakarta, saya bersyukur bahwa lembaga ini kembali memberikan kesempatan kepada keluarga Minang untuk berkumpul dan membahas kondisi keseharian kita baik di ranah maupun di rantau.”

“Adat Minang selalu menemukan cara baru untuk mencari konsensus di tengah tarik menarik antara tradisi dan modernitas. Inilah kekuatan adat Minang yang membuat kita mampu menyesuaikan diri dan Dinamis di mana pun berada, meskipun ada perubahan mendasar dari kampung halamannya.” Kata Fasli

Prof. dr. H. Fasli Jalal menambahkan, “Forum ini menjadi sangat penting untuk mendiskusikan tantangan yang dihadapi adat budaya Minang. Tradisi harus dijaga, tetapi juga harus mampu berintegrasi dengan budaya global sehingga identitas kita tidak hilang, melainkan mampu merespon perubahan yang ada.”

“Tadi dari berbagai pembicara atau narasumber kita semakin mengokohkan konsesus bahwa memang kita tidak sedang biasa – biasa saja, adat budaya Minang sedang dapat tantangan bagaimana tradisi yang baik di jaga ,tapi terexposur kepada hal – hal yang baru yaitu budaya global budaya yang lain itu di integrasikan, sehingga identitas kita tidak hilang tetapi kita bisa selalu merespon perubahan – perubahan.” Tuturnya

Beliau juga menekankan pentingnya memahami generasi muda, “apalagi anak – anak sekarang beda sekali dengan kita , kita mengerti generasi G, generasi milenial gimana cara mereka berfikir, cara mereka bertindak, psikologi mereka yang sebagian nyaman, yang sebagian lagi mungkin tidak nyaman perlu penyesuaian, sebagian lagi mungkin tidak cocok,  Jadi kita perlu di organisir mana yang masih tepat , mana yang perlu di tingkatkan, mana yang di perbarui dan mana yang betul – betul hal yang jangan sampai kita lakukan sama sekali,” tutup Prof. dr. H. Fasli.**

Baca Juga  321 WNA Pelaku Judi Online Ditangkap , Akan Segera Dipindahkan ke Sejumlah Kantor Imigrasi untuk Pemeriksaan Lebih lanjut

(Report NK)

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *