Film Hasut, Film Horor di Siang Bolong! Karina Salim & Rachel Amanda Dihantui Suara Tak Terlihat

Film Hasut, Film Horor di Siang Bolong! Karina Salim & Rachel Amanda Dihantui Suara Tak Terlihat
Film Hasut, Film Horor di Siang Bolong! Tayang mulai 8 Oktober 2026 di bioskop

Karina Salim, yang memerankan Vira, seorang healer yang mengajak adiknya, Rere (Rachel Amanda) serta dua temannya untuk pergi ke hutan dan melakukan ritual penyembuhan, mengungkapkan hutan menjadi salah satu set yang menyenangkan namun juga menantang. Menurutnya, film Hasut juga bisa memberikan refleksi untuk penonton.

“Ada sesuatu yang bisa dibawa pulang setelah kita menonton film Hasut, seperti refleksi atas diri yang mendalam. Film ini bukan cuma menawarkan pengalaman yang mencekam tapi setelah menontonnya kita akan dapat sesuatu untuk bercermin, sebetulnya dalam kehidupan apakah selama ini saya mudah dihasut, atau justru saya yang tanpa sadar menghasut orang-orang?” Ujar Karina Salim.

Rachel Amanda, tampil sangat berbeda di film ini. Amanda yang memerankan Rere, ditampilkan sebagai seorang yang menyebalkan. Ia seperti tengah menghindari luka dan masalah yang terjadi di masa lalu, dan melampiaskan kemarahannya pada sang kakak, yang diperankan Karina Salim.

Dalam memerankan Rere, Amanda juga menuturkan menemukan banyak tantangan secara fisik. “Di film ini, aku banyak ‘disiksa.’ Ada adegan aku harus guling-guling, diikat di pohon, dan bahkan beberapa adegan yang lumayan menguras fisik. Namun terasa sangat menyenangkan karena chemistry kami berempat begitu hidup dan membuat suasana syuting di hutan juga terasa mudah,” ujar Rachel Amanda.

Sebelumnya, Tuta Films telah memproduksi film A Man Called Ahok (2018) yang meraih 3 Nominasi Piala Citra FFI 2019, dokumenter musik Noah: Awal Semula (2013), dan Catatan (Harian) Si Boy (2011) yang memenangkan 1 Piala Citra FFI 2011 untuk Penyuntingan Terbaik.

Film Hasut akan tayang di bioskop mulai 8 Oktober 2026. Ikuti perkembangan terbaru melalui akun Instagram @filmhasut & @tutafilms.

Sinopsis

Empat orang pergi ke tengah hutan untuk menjalani sebuah ritual penyembuhan. Namun, apa yang seharusnya menjadi perjalanan untuk menemukan kedamaian justru berubah menjadi misteri yang perlahan menggerogoti rasa percaya di antara mereka. Di tengah hutan, suara-suara hasutan mulai muncul, mempertanyakan siapa yang bisa dipercaya dan apa yang sebenarnya terjadi. Ketakutan, luka lama, dan kecurigaan membuat mereka semakin sulit membedakan mana yang nyata dan mana yang hanya ada di dalam pikiran mereka. Hutan pun menjadi ruang yang menguji batas kepercayaan mereka. Tempat di mana setiap suara bisa menjadi petunjuk, ancaman, atau bahkan kebohongan.*

(Redaksi)

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *