Forda UKM Sumut Minta Pelaku UMKM Tolak Oknum Mengaku Wartawan dan LSM, “Jangan biarkan oknum-oknum ini terus merugikan pelaku UMKM. Segera laporkan jika ada tindakan yang melanggar hukum”
MEDAN, Indonesia jurnalis – Ketua Forum Daerah Usaha Kecil dan Menengah (Forda UKM) Sumatera Utara, Sri Wahyuni Nukman, mengimbau seluruh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumatera Utara agar tidak melayani permintaan oknum yang mengaku sebagai wartawan maupun anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang datang untuk memeriksa izin usaha.
Pernyataan tersebut disampaikan Sri Wahyuni dalam keterangan pers di Medan, Sabtu (14/2/2026), menyusul meningkatnya keluhan dari pelaku UMKM di sejumlah daerah.
Ia menegaskan, pelaku UMKM tidak memiliki kewajiban menunjukkan dokumen legalitas usaha kepada pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi. Dokumen perizinan, menurutnya, hanya wajib diperlihatkan kepada petugas dari instansi pemerintah atau aparat penegak hukum yang sah dan berwenang melakukan pemeriksaan.
“Kepada oknum wartawan atau LSM cukup menjawab pertanyaan mereka bila UMKM merasa perlu. Tak ada kewajiban bagi UMKM untuk menunjukkan izin-izin usahanya. Mereka bukan petugas negara yang punya hak memeriksa izin-izin,” ujar Sri Wahyuni.
Masalah ini menjadi perhatian serius Forda UKM Sumut karena sejumlah pelaku usaha, khususnya di Medan, Deliserdang, Binjai, dan Serdang Bedagai, mengaku merasa terganggu oleh kedatangan oknum yang mengklaim memiliki kewenangan memeriksa dokumen usaha.
Sri Wahyuni menyebut, tidak sedikit pelaku UMKM yang merasa terintimidasi. Bahkan, menurutnya, ada oknum yang bertindak di luar batas kewajaran dan tidak sesuai dengan ketentuan hukum maupun etika.
“Banyak pelaku UMKM yang merasa tidak nyaman dan tertekan karena kedatangan orang-orang yang mengaku wartawan atau LSM ini, yang seolah-olah memiliki wewenang untuk memeriksa dokumen usaha mereka,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar pelaku UMKM tidak ragu melapor ke pihak kepolisian apabila mengalami intimidasi, pemaksaan, atau dugaan pemerasan.




