Ia menegaskan bahwa peluang Indonesia untuk menembus pasar global sangat besar karena kekayaan budaya yang dimiliki. Namun, hal itu harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan daya saing produk.
“Negara-negara yang kuat di luar sana juga memiliki budaya yang kuat. Indonesia kaya akan budaya, tinggal bagaimana kita meningkatkan kualitas SDM dan produk agar lebih kompetitif serta berkelanjutan,” jelasnya.
Juanita juga mengingatkan pentingnya kesiapan industri dalam memenuhi permintaan pasar yang besar, termasuk kesiapan bahan baku dan produksi yang berkelanjutan.
“Jangan sampai saat dapat pesanan dalam jumlah besar, kita malah panik karena tidak siap dengan bahan bakunya. Ini menjadi tantangan yang harus kita jawab bersama,” pungkasnya.
Pameran FHI 2024 ini diharapkan menjadi wadah strategis untuk mendorong pelaku industri makanan, minuman, perhotelan, dan pariwisata Indonesia agar lebih siap bersaing di tingkat internasional.**
(Ls)




