Lebih lanjut, Arief mengungkapkan bahwa penghargaan ini bukanlah hal yang instan, melainkan hasil dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam mematuhi peraturan pemerintah. “Kami selalu berupaya menjalankan peraturan yang berlaku dengan sebaik-baiknya. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana kami bisa menerjemahkan peraturan tersebut menjadi pedoman kerja di lapangan. Kami juga memastikan seluruh pekerja dan pihak terkait memahami dan menjalankan operasi sesuai aturan,” jelasnya.
Arief juga menegaskan bahwa PT Berau Coal memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga operasi tambang agar tetap aman dan memberikan manfaat yang maksimal bagi negara dan masyarakat. “Operasi tambang kami harus terus memberikan dampak positif, tidak hanya untuk perusahaan, tetapi juga untuk pembangunan Indonesia secara keseluruhan,” tambahnya.
Menanggapi isu global terkait penurunan penggunaan batubara dan kampanye negatif yang menyebut bahwa batubara merusak lingkungan, Arief menjelaskan bahwa PT Berau Coal selalu berkomitmen menjalankan prinsip green mining. “Kami menyadari tantangan yang ada di industri batubara, terutama terkait lingkungan. Namun, kami terus berupaya menjalankan operasi tambang yang produktif, efisien, dan aman, dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku,” tutupnya.
Dengan penghargaan ini, PT Berau Coal kembali membuktikan komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia.**
(Editor NK)




