AP2 Indonesia Desak KPK RI Usut Tuntas Dugaan Korupsi DAK Sektor Pertanian, Pendidikan, dan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya.
JAKARTA, Indonesia jurnalis – Aksi masa Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Indonesia secara resmi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) untuk segera melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK), Rabu (29/4/2026) Depan gedung KPK RI Kuningan Jakarta
Adapun dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK), pada sektor pertanian, pendidikan, dan kesehatan di Kabupaten Sumba Barat Daya. Desakan ini didasarkan pada berbagai informasi, laporan masyarakat, serta indikasi awal yang menunjukkan adanya dugaan penyimpangan anggaran pada program-program strategis yang seharusnya diperuntukkan bagi kesejahteraan rakyat.
Dana Alokasi Khusus merupakan instrumen penting dalam pembangunan daerah, terutama dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan mengurangi kesenjangan pembangunan. Namun, apabila dana tersebut disalahgunakan, maka dampaknya sangat serius, antara lain:
-Terhambatnya peningkatan kualitas pendidikan.
-Menurunnya pelayanan kesehatan masyarakat.
-Gagalnya program pemberdayaan dan kesejahteraan petani.
AP2 Indonesia menilai bahwa dugaan korupsi pada sektor-sektor vital ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah dan memperburuk kondisi sosial masyarakat di daerah. Sehubungan dengan hal tersebut, AP2 Indonesia menyampaikan beberapa poin penting:
1. Mendesak KPK RI untuk segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.
2. Meminta KPK RI menelusuri seluruh aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat.
3. Mendorong penegakan hukum yang tegas, transparan, dan tanpa tebang pilih.




