Bayan Resources Tegaskan Strategi Bisnis Tetap Berjalan Usai Jhonlin Baratama Akuisisi 30,25% Saham

Bayan Resources Tegaskan Strategi Bisnis Tetap Berjalan Usai Jhonlin Baratama Akuisisi 30,25% Saham
Gambar projek Haji Isam (istimewa)
Bayan Resources Tegaskan Strategi Bisnis Tetap Berjalan Usai Jhonlin Baratama Akuisisi 30,25% Saham

JAKARTA, Indonesia Jurnalis– Manajemen PT Bayan Resources Tbk (BYAN) memastikan kegiatan operasional dan strategi pengembangan bisnis perseroan tetap berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan. Penegasan ini disampaikan menyusul transaksi pengambilalihan 10,08 miliar saham Bayan oleh PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik pengusaha Syamsuddin Andi Arsyad atau yang dikenal sebagai Haji Isam.

Bayan menyatakan, hingga saat ini belum terdapat perubahan terhadap rencana pengembangan usaha maupun pembahasan mengenai potensi sinergi strategis dengan Grup Jhonlin.

Dalam surat penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 12 Oktober 2026, yang ditandatangani Direksi perseroan, Jenny Quantero dan Alastair Mcleod, Bayan menegaskan komitmennya untuk mempertahankan sekaligus mengembangkan kegiatan usaha utama.

“Perseroan tetap berfokus pada keberlangsungan operasional dan pengembangan bisnis sesuai strategi serta rencana bisnis yang telah ditetapkan,” kata Direksi BYAN, kutip EmitenNews.com

Selain mempertahankan strategi bisnis, Bayan menjelaskan bahwa kegiatan operasional anak usahanya di sektor pertambangan telah memperoleh persetujuan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Dengan persetujuan tersebut, anak usaha perseroan dapat menjalankan kegiatan operasional untuk memenuhi target produksi sebagaimana tercantum dalam dokumen RKAB.

Perseroan juga menegaskan belum ada perubahan dalam rencana belanja modal atau capital expenditure (capex), investasi, ekspansi, diversifikasi usaha, maupun rencana kerja sama strategis.

Pembahasan mengenai kemungkinan sinergi bisnis antara Bayan Resources dan PT Jhonlin Baratama pun belum dilakukan hingga saat ini.

Jhonlin Baratama Akuisisi 10,08 Miliar Saham BYAN

Perkembangan tersebut menjadi sorotan pasar setelah PT Jhonlin Baratama menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 6 Oktober 2026.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *