Di Hadapan Pengusaha Pariwisata Bali, Wapres Minta Momentum Libur dan Isu Sampah Ditangani Serius

Di Hadapan Pengusaha Pariwisata Bali, Wapres Minta Momentum Libur dan Isu Sampah Ditangani Serius
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menekankan pentingnya pemanfaatan momentum kunjungan wisatawan pada Kuartal I 2026. (doc.biro wapres)
Di Hadapan Pengusaha Pariwisata Bali. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan sektor pariwisata

Nusa Dua Bali, Indonesia jurnalisWakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menekankan pentingnya pemanfaatan momentum kunjungan wisatawan pada Kuartal I 2026 serta percepatan penanganan sampah di Bali sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing sektor pariwisata nasional. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Silaturahmi Wapres RI dengan Para Pelaku Usaha Sektor Pariwisata di Politeknik Pariwisata Bali, Jl. Dharmawangsa, Nusa Dua, Bali, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi nasional, dengan tetap menjaga kualitas destinasi, kebersihan lingkungan, serta keberlanjutan ekosistem wisata.

Dalam dialog bersama para pelaku usaha, Wapres menyoroti bahwa periode awal tahun menjadi fase krusial yang harus dioptimalkan secara maksimal, mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada sejumlah momentum libur panjang.

“Kuartal I 2026 ini sangat penting sekali. Kemarin ada libur panjang Nataru (Natal dan Tahun Baru), ini ada libur Imlek, dilanjut lagi ada libur Lebaran, ini penting sekali. Momentum ini benar-benar harus dijaga. Lalu setelah itu, Juni-Juli sudah mulai juga libur Sekolah,” imbuh Wapres.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pelaku usaha menjadi kunci untuk memastikan lonjakan kunjungan wisatawan dapat berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Selain membahas momentum kunjungan wisatawan, Wapres juga menyoroti persoalan pengolahan sampah di Bali sebagai isu strategis yang berkaitan langsung dengan keberlanjutan sektor pariwisata. Ia menyampaikan bahwa Program Waste to Energy saat ini tengah berproses di Danantara dan menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Baca Juga  60 Tokoh dan 70 Organisasi Masyarakat Sipil Menyatakan Bersama untuk Indonesia Keluar dari Dewan Perdamaian Gaza

“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Bali. Saya titip, Pak Gubernur, hulu sampai hilir ini perlu dijaga betul-betul. Jadi habit (kebiasaan) pemilahan sampah dari rumah ini perlu digalakkan,” tuturnya.

Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *