Selain itu, puncak Rakernas IWAPI ke-IV juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan rekor MURI, melalui kegiatan pembagian makanan bergizi serentak sebanyak 71.860 paket di 356 titik di 36 provinsi Indonesia dan Malaysia.
“Rekor ini bukan sekadar angka, tetapi simbol kepedulian sosial IWAPI terhadap kesehatan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak. Kami ingin menunjukkan bahwa IWAPI tidak hanya fokus pada bisnis, tapi juga memiliki tanggung jawab sosial,” jelas Nita Yudi.
Inisiatif sosial ini dikatakan Nita lagi, menjadi bentuk dukungan nyata IWAPI terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam misi meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif. Melalui program pembagian makanan bergizi, IWAPI berupaya memperkuat ketahanan gizi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak, sebagai fondasi penting bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan bangsa.
Lebih jauh, kegiatan ini mencerminkan semangat kolaboratif yang sejalan dengan visi Asta Cita untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan langkah konkret seperti pemberian makanan bergizi dan pemberdayaan ekonomi perempuan, IWAPI menegaskan komitmennya untuk turut mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan menuju Indonesia Emas 2045.
Sebagai bagian dari rangkaian Rakernas, IWAPI juga menggelar IWAPI Charity Gala Dinner, sebuah malam amal yang bertujuan untuk menggalang dana bagi program inkubasi wirausaha perempuan serta mendukung pelatihan peningkatan keterampilan (skill-up training) bagi SDM dan pelaku UKM perempuan.
Acara ini menjadi wadah sinergi antara dunia usaha dan sosial, menghadirkan tokoh-tokoh pengusaha perempuan inspiratif dan mitra strategis yang berkomitmen memperkuat ekosistem kewirausahaan perempuan di Indonesia.
Selain kegiatan gala dinner, IWAPI juga menyelenggarakan kegiatan donor darah bekerja sama dengan Rumah Sakit Fatmawati. Aksi sosial ini merupakan kegiatan murni kemanusiaan yang ditujukan untuk membantu para penderita Tala Semia, sekaligus memperluas dampak sosial IWAPI di bidang kesehatan masyarakat.
Untuk memperluas akses pasar dan memperkuat jaringan antar pelaku usaha, Rakernas IWAPI 2025 juga menggelar Business Matching. Kegiatan ini mempertemukan anggota IWAPI dengan buyer dan mitra potensial, baik dari dalam maupun luar negeri, guna menciptakan peluang kerja sama strategis dan investasi baru bagi UMKM perempuan.
Sebagai bentuk komitmen menghadapi era digital, IWAPI juga mengadakan workshop digitalisasi UMKM, agar para anggota semakin siap menghadapi tantangan ekonomi modern. Rakernas IWAPI ke-IV diikuti oleh 1.500 peserta dari seluruh DPD se-Indonesia, menjadi ajang konsolidasi nasional bagi para perempuan pengusaha.
“Rakernas ini bukan hanya forum kerja, tetapi juga wadah pembelajaran, inspirasi, dan kolaborasi. Kami berharap seluruh peserta membawa pulang ilmu, jejaring, dan semangat baru untuk terus tumbuh dan berkontribusi bagi bangsa,” tuturnya.
Melalui Rakernas ke-IV ini, IWAPI kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan pemberdayaan ekonomi perempuan Indonesia, sejalan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. (*LS).




