“Ketika Jakarta sudah menjadi kota global, maka kita semua harus bahu membahu menjaga budaya dan tradisi Betawi. Kalau bukan kite yang jagain, siape lagi? Jangan sampe hilang,” tegas Eki.
Eki Pitung juga menyinggung fenomena globalisasi yang kerap mengikis identitas budaya lokal di berbagai kota besar dunia.
“Banyak kota yang berubah jadi kota global, tapi warga dan budayanya malah terpinggirkan. Betawi itu hasil akulturasi dari Cina, Arab, Eropa, Jawa, Sunda. Maka Betawi gak boleh hilang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jakarta saat ini tengah menyiapkan tema besar untuk perayaan HUT ke-500 Jakarta pada tahun 2027. Ia pun memberikan apresiasi kepada Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno atas perhatian mereka terhadap budaya Betawi.
“Saya bangga dan apresiasi terhadap Gubernur Pramono Anung serta Wagub Rano Karno yang konsisten menjadikan budaya Betawi sebagai bagian penting dari program pembangunan. Mereka turun langsung ke masyarakat dan menghadirkan kebanggaan bagi warga Betawi,” pungkasnya kepada wartawan.**
(Ls)




