NEWS  

Gilang Aradea Puja Apresiasi Bamsoet: Di Usia 64 Tahun Tetap Produktif dan Berkarya

Gilang Aradea Puja Apresiasi Bamsoet: Di Usia 64 Tahun Tetap Produktif dan Berkarya
(photo kiri) Founder/CEO Jasa Legalitas Indonesia, Gilang Aradea Puja (Gea) bersama Bamsoet di acara ulangtahunnya ke-64 dan peluncuran buku ke-38 berjudul Politik Hukum Konstitusi di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2026).
Gilang Aradea Puja Apresiasi Bamsoet: Di Usia 64 Tahun Tetap Produktif dan Berkarya

JAKARTA , Indonesia jurnalis -Founder/CEO Jasa Legalitas Indonesia, Gilang Aradea Puja (Gea), memberikan apresiasi kepada Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang merayakan ulang tahunnya ke-64 dengan tetap aktif berkarya dan menghasilkan karya intelektual.

Founder/CEO Jasa Legalitas Indonesia, Gilang Aradea Puja (Gea) bersama Bamsoet di acara ulangtahunnya ke-64 dan peluncuran buku ke-38 berjudul Politik Hukum Konstitusi di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2026).

Gilang menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri momentum perayaan ulang tahun Bamsoet ke-64 yang dirangkaikan dengan peluncuran buku ke-38 berjudul Politik Hukum Konstitusi di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (11/9/2026).

Menurut Gilang, usia bukan menjadi penghalang bagi Bamsoet untuk terus produktif. Ia menilai Bamsoet merupakan sosok pekerja keras yang konsisten berkarya sejak masih berkiprah sebagai wartawan hingga saat ini.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun pertama kepada Pak Bambang Soesatyo (Bamsoet), yang ke-64. Semoga sehat selalu. Dan di usia yang sudah senior, beliau masih selalu produktif. Tidak henti-hentinya untuk berkarya. Untuk Itu kita yang muda-muda ini harus angkat empat jempol,” kata Gilang Aradea Puja.

Gilang menilai perjalanan Bamsoet patut menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda. Menurutnya, konsistensi dan kerja keras yang ditunjukkan Bamsoet merupakan sesuatu yang layak diapresiasi.

“Sosok yang pekerja keras dari dahulu, dari zaman wartawan sampai sekarang. Boleh di bilang kita itu terinspirasi sama beliau karena beliau itu luar biasa,” ujarnya.

Redaksi
Author: Redaksi

Baca Juga  Deklarasi YPPI di Jakarta, Alfred Pabika: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Pembangunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *