Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, ‘ Yes We Can End TB : Lead By Countries, Powered By People ”  

Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, ' Yes We Can End TB : Lead By Countries, Powered By People " Indonesia Masih Menghadapi Beban TB Yang Sangat Besar 
Hari Tuberkulosis Sedunia 2026, ' Yes We Can End TB : Lead By Countries, Powered By People " Indonesia Masih Menghadapi Beban TB Yang Sangat Besar 

4. Kepatuhan dan Keberhasilan Pengobatan

Pemantauan ketat untuk mencegah putus berobat dan resistensi obat. Dukungan keluarga, kader, petugas kesehatan, dan masyarakat sekitar sangat diperlukan. Hilangkan stigma, dukung pasien untuk sembuh.

5. Penguatan Sistem Pencatatan dan Pelaporan

Seluruh fasilitas kesehatan wajib mencatat dan melaporkan kasus TB secara tepat waktu  melalui sistem nasional.

 PESAN UNTUK MASYARAKAT

TB adalah penyakit yang dapat disembuhkan. Segera periksa ke fasilitas kesehatan dan terapkan etika batuk jika mengalami:

1. Batuk lebih dari 2 minggu

2. Demam lam

3. Penurunan berat badan

4. Penurunan nafsu makan

5. Keringat malam

6. Merasa letih/lesu

TB bukan aib. TB bukan kutukan. TB adalah penyakit medis yang dapat diobati sampai sembuh bila ditangani dengan benar.

KOMITMEN PDPI

Sebagai organisasi profesi dokter spesialis paru di Indonesia, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia berkomitmen untuk:

1. Mendukung kebijakan nasional berbasis bukti ilmiah

2. Mengembangkan penelitian TB dan TB-RO

3. Meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam diagnosis dan tatalaksana TB

4. Mengedukasi masyarakat

5. Berperan aktif dalam berbagai kegiatan percepatan eliminasi TB 2030

Tema World TB Day 2026,

“Yes! We Can End TB: Lead by Countries, Powered by People!”, menegaskan bahwa eliminasi TB hanya dapat dicapai dengan kepemimpinan nasional yang kuat dan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.

Hari ini kita tegaskan kembali Indonesia mampu mengakhiri TB, bila kita bergerak bersama dengan komitmen dan aksi nyata.*

Jakarta, 3 Maret 2026, Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia
Redaksi
Author: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *