Kasad Maruli Simanjuntak Ajak Generasi Muda Bangun Nasionalisme Lewat Aksi Nyata dan Pemerataan Pembangunan
JAKARTA, Indonesia jurnalis – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat rasa nasionalisme melalui aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.
Hal tersebut disampaikan Kasad usai menerima Tanda Alumni Kehormatan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia kepada Jendral TNI Maruli Simanjuntak, M.SC. yang di berikan langsung oleh TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia yang digelar di Gedung Asta Gatra Lemhannas, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).
Dalam sambutannya, Maruli menceritakan berbagai pengalaman hidup yang membentuk cara pandangnya mengenai kepemimpinan, pengabdian, dan pentingnya memberikan teladan bagi generasi muda.
Ia mengaku sejak kecil memiliki tokoh-tokoh favorit yang menginspirasi. Salah satunya adalah sosok Robin Hood yang dikenal dalam cerita rakyat sebagai tokoh yang mengambil harta dari para perampok atau orang-orang yang menindas rakyat, kemudian membagikannya kepada masyarakat.
“Saya punya tokoh favorit, salah satunya Robin Hood. Ceritanya merampok orang-orang yang merampok rakyat, lalu hasilnya dibagikan kepada masyarakat,” ujar Maruli.

Kasad menegaskan, generasi muda saat ini membutuhkan figur-figur teladan yang mampu memberikan inspirasi positif. Menurutnya, pendidikan karakter menjadi fondasi penting dalam membangun bangsa yang lebih maju.
“Sekarang saya berpikir generasi-generasi muda harus mendapatkan contoh-contoh yang baik. Itu yang harus kita kerjakan agar cara berpikir mereka semakin profesional, memiliki wawasan yang luas, dan mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik,” katanya.
Maruli juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke daerah-daerah terpencil. Menurutnya, masyarakat yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan harus memperoleh kesempatan yang sama untuk menikmati pembangunan.
“Saya selalu ingin masyarakat di daerah-daerah terpencil memiliki kesempatan yang sama. Walaupun mereka berada jauh, keinginan kita adalah agar mereka juga merasakan kehadiran negara,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan TNI AD, seperti penyediaan air bersih, pembangunan jembatan, pembukaan akses jalan, hingga pembangunan sekolah, bukan sekadar proyek infrastruktur. Lebih dari itu, program-program tersebut merupakan bagian dari upaya menumbuhkan rasa cinta tanah air dan memperkuat kepercayaan masyarakat kepada negara.
“Kalau masyarakat berada dalam kondisi sulit, lalu hanya diminta mendengarkan ceramah tentang berbangsa dan bernegara, tentu tidak cukup. Karena itu, proyek-proyek seperti penyediaan air bersih dan pembangunan infrastruktur menjadi awal agar mereka merasakan bahwa negara benar-benar hadir,” jelasnya.
Kasad mengungkapkan, semangatnya semakin bertambah ketika melihat dukungan Presiden terhadap berbagai program yang dijalankan. Menurutnya, Presiden selalu mendorong agar setiap pembangunan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian daerah.




