“Itu terkait SOP yang belum baku. Jadi teman-teman yang sudah membangun lebih dulu namun belum sesuai standar, diberikan kesempatan untuk memperbaiki agar bisa kembali beroperasi,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung program strategis pemerintah.
“Kami bersyukur dapat berkumpul bersama seluruh stakeholder dalam mengawal kebijakan strategis pemerintah, khususnya program makan bergizi gratis. Kepengurusan APPMBGI di 38 provinsi telah terbentuk dalam waktu kurang lebih tiga bulan, ini capaian yang sangat cepat,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan APPMBGI terletak pada para pengurus daerah yang mayoritas merupakan pengusaha lokal berpengalaman.
“Rata-rata pengurus di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota adalah pengusaha lokal yang tangguh. Kami optimistis dapat berkontribusi dalam menyukseskan program nasional ini,” katanya.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan instansi, di antaranya Aries Marsudiyanto selaku Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus RI, Irjen Pol Nurwono Danang yang mewakili Wakapolri, Dr. Sarwo Edi, S.A., M.M. selaku Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional yang mewakili Menteri Pertanian, Dr. Restu Ardi selaku Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Mayjen TNI Budi sebagai Asisten Strategi Panglima TNI, serta perwakilan kementerian, TNI, Polri, dan pemerintah daerah.*
(Ls)




