Sebelum melakukan aksi tersebut, Sondang sempat menitipkan ponsel, kartu identitas, dan dompet kepada rekannya. Ia juga menyampaikan pesan kepada salah satu anggota komunitas aktivis Hammurabi, “Gue titip Hammurabi, ya,” ungkapnya singkat, seakan menjadi pesan terakhirnya.
Pemakaman Sondang dilaksanakan pada 11 Desember 2011. Banyak rekan aktivis dan sahabat sejawat hadir mengiringi kepergiannya, mengenang perjuangan dan idealisme yang ia bawa hingga akhir hayatnya.
Aksi Sondang menjadi simbol perlawanan dan kritik keras terhadap situasi politik saat itu. Meski tragis, namanya tetap dikenang sebagai mahasiswa yang berani menyuarakan ketidakadilan dengan cara yang ekstrem.**
(Source INJ)




