Acara dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan prosesi Pindapata, dilanjutkan dengan Pujabhakti. Tuntunan Sila disampaikan oleh Kepala Wihara Ekayana Arama, Bhante Aryamaitri Mahasthavira, sementara Wejangan Waisak disampaikan oleh Bhante Dharmavimala Mahathera. Sebanyak 40 biksu dan biksuni turut memimpin rangkaian ibadah bersama ribuan umat yang hadir.
Ketua Umum Panitia Perayaan Waisak, Andrie Wongso, menjelaskan bahwa Tri Suci Waisak memperingati tiga peristiwa penting dalam ajaran Buddha, yaitu kelahiran Pangeran Siddhartha Gautama, tercapainya pencerahan oleh Petapa Gautama, dan wafatnya Buddha Gautama (Parinibbana).
Tahun ini, perayaan terasa lebih istimewa dengan kehadiran dua tamu kehormatan, yakni Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A., dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, H. Rano Karno, S.IP. Dalam sambutannya, kedua pejabat menyampaikan dukungan terhadap pembangunan gedung baru Wihara Ekayana Arama yang direncanakan menjadi pusat pengembangan spiritual, pendidikan, dan kegiatan sosial umat Buddha di Jakarta dan sekitarnya.
Perayaan Waisak 2569 BE ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebajikan, mempererat persaudaraan antar umat, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun Indonesia yang damai dan harmonis.**
(Ls)




