BMKG juga menyebutkan bahwa hingga saat ini telah terdapat laporan mengenai dampak kerusakan akibat gempa tersebut. Meski demikian, hasil pemodelan BMKG memastikan gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI, tulis BMKG.
Sementara itu, hingga pukul 11.20 WIB, BMKG mencatat telah terjadi sembilan kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar mencapai M5,1.
BMKG menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas gempa susulan maupun dampak yang ditimbulkan, serta akan menyampaikan informasi terbaru kepada stakeholder, media, dan masyarakat melalui pembaruan konferensi pers.
Kepada masyarakat, BMKG mengimbau agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Masyarakat diimbau menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa serta tidak mengalami kerusakan yang dapat membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah,” imbau BMKG.*
(Red/BMKG)




