“Pendekatan dialogis adalah cara kami untuk membangun rasa percaya. Bukan sekadar hadir, tapi hadir dengan empati,” jelasnya.
Senada dengan itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus menjadi bagian dari pola operasi di lapangan.
“Stabilitas keamanan bukan hanya soal kehadiran aparat, tapi soal bagaimana membangun komunikasi yang saling percaya antara polisi dan masyarakat,” kata Yusuf.
Langkah ini diharapkan menjadi jembatan bagi kolaborasi lebih erat antara masyarakat lokal dan aparat keamanan demi menjaga perdamaian yang berkelanjutan di Papua.**
(NK/NK)




